Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pilpres 2019

Gerindra Cari Jalan Tengah Cawapres Prabowo, Salah Satunya Anies Baswedan

Partai Gerindra akui cawapres untuk partai yang ingin mengusung Prabowo Subianto sebagai capres masih sulit ditentukan.

Gerindra Cari Jalan Tengah Cawapres Prabowo, Salah Satunya Anies Baswedan
dok. JIEXPO
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam sambutannya saat menutup perayaan Jakarta Fair Kemayoran 2018, Minggu (1/7/2018) malam kemarin di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Gerindra akui cawapres untuk partai yang ingin mengusung Prabowo Subianto sebagai capres masih sulit ditentukan.

Mereka berusaha mencari jalan tengah. Salah satunya yakni mengkaji Anies Baswedan sebagai cawapres Prabowo.

"Kita kan berpikir, PAN ingin wakil presiden dari PAN, PKS dari PKS," ucap Sekjen Gerindra Ahmad Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/7/2018).

Muzani paham mengapa mereka ingin ada kadernya pada Pilpres 2019. Efek ekor jas atau coat tail effect jadi hitung-hitungannya.

"Pilpres itu kan berbarengan dengan legislatif sehingga parpol yang bisa mendorong kader pentingnya sebagai capres atau cawapres itu bisa memberi coat tail effect ke partainya dia dalam legislatif yang akan datang," katanya.

Baca: 31 Januari 2017 Utang Nining kepada Bank Sebesar Rp 35 Juta Dianggap Lunas Berbekal Surat Kematian

Muzani sadar keinginan masing-masing partai dalam mengajukan cawapres tidak akan menghasilkan hasil positif untuk koalisi.

Oleh karena itu, Gerindra akan mempertimbangkan jalan tengah.

Nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diajukan sebagai capres.

Sosok Anies yang diusung Gerindra, PKS, dan PAN di Pilgub DKI 2017 bisa jadi solusi.

"Ya jalan tengah, salah satu nama yang disebut-sebut ada beberapa orang yang menyebutkan ada ini, ada itu, ya salah satunya Anies dan itu jalan tengah. Itu juga masih diperdebatkan," ucapnya.

"Itu yang sedang kita cek bisa engga jadi jalan tengah. Tapi ya kita tunggu, ini kan masih ada waktu beberapa minggu, 24 hari untuk pendaftaran," kata Muzani.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: chaerul umam
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...

Berita Terkait :#Pilpres 2019

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas