Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pilpres 2019

Pengumuman Cawapres Jokowi Menunggu Cuaca Cerah

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto membenarkan kabar soal teka-teki nama calon wakil presiden (cawapres) pendamping Joko W

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto membenarkan kabar soal teka-teki nama calon wakil presiden (cawapres) pendamping Joko Widodo (Jokowi) telah ada.

Kabar itu sesuai dengan pembahasan nama cawapres telah dibahas dalam pertemuan dengan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri.

Bahkan, nama cawapres Jokowi disebut Hasto tinggal menunggu waktu yang tepat.

Baca: Orang Tua Keluhkan Nilai Ujian Nasional yang Tak Berguna di PPDB 2018 Kepada KPAI

"Pengumuman menunggu momentum yang tepat, istilahnya ibu Megawati Soekarnoputri menunggu cuaca yang cerah terlebih dahulu," kata Hasto di DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (9/7/2018).

Hasto menjelakan bahwa cuaca cerah yang dimaksud Megawati memiliki banyak arti.

Pertama, membaca peta kekuatan partai koalisi pendukung Jokowi.

Baca: Sosok Istri Ketiga Sultan Brunei yang Diceraikan Dengan Pesangon Perusahaan Telekomunikasi

Selain itu, melihat kekuatan dan calon lawan Jokowi juga menjadi perhitungan dalam mengumumkan nama cawapres.

Hasto menilai, dinamika politik menjadi sesuatu yang penting sehingga harus dipersiapkan dengan matang.

"Cuaca cerah ya macam-macam kita lihat dukungan dari partai lain, bisa mengintip dulu dari pihak sana mencalonkan siapa, kemudian juga momentumnya," terang Hasto.

Lebih jauh, Hasto mengatakan jika pasangan calon presiden dan wakil presiden merupakan keputusan politik yang besar.

Banyak pertaruhkan yang harus diambil dalam keputusan ini karena menyangkut masa depan bangsa.

"Karena yang kita umumkan adalah pasangan calon pemimpin bangsa, pemimpin rakyat Indonesia, pemimpin yang punya tanggungjawab besar untuk menakhodai kapal besar yang namanya Indonesia raya itu, dengan demikian tunggu cuaca yang baik dan kemudian ibu Mega mengibaratkan bagaikan matahari yang terbit dari timur," papar Hasto.(*)

  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas