Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pilpres 2019

Sikapi Pernyataan Ustaz Abdul Somad, Politikus PDIP: Siapa Pun Bisa Berubah, Termasuk Habib Rizieq

"Saya melihat semua orang bisa berubah karena waktu dan kita juga bisa berharap kejutan dari Habib Rizieq kan, tapi itu menurutku loh ya,"

Sikapi Pernyataan Ustaz Abdul Somad, Politikus PDIP: Siapa Pun Bisa Berubah, Termasuk Habib Rizieq
Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Eva Kusuma Sundari. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dukungan Gubernur NTB, Zainul Majdi atau yang karib disebut Tuang Guru Bajang (TGB) kepada Joko Widodo dalam kontestasi Pilpres 2019 masih hangat diperbincangkan.

Ustaz Abdul Somad pun menyikapi dukungan yang diberikan TGB kepada Jokowi dengan mengatakan tunggu Habib Rizieq Shihab.

Anggota Komisi XI Fraksi PDIP, Eva Kusuma Sundari mengatakan bahwa pernyataan ustaz Abdul Somad kemungkinan bisa berubah ke aah lebih baik.

Baca: Jusuf Kalla Terima Kunjungan Kehormatan Wakil Presiden Iran

"Saya melihat semua orang bisa berubah karena waktu dan kita juga bisa berharap kejutan dari Habib Rizieq kan, tapi itu menurutku loh ya," ujar Eva saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (11/7/2018).

Eva menyebut sosok seperti TGB nyatanya bisa mendukung Jokowi dan bukan tidak mungkin Habib Rizieq Shihab juga demikian.

Baca: PPP: Peluang Cawapres Jokowi dari Parpol dan Non Parpol Sama Besarnya

"Melihat Pak Jokowi kan orangnya lembut, tidak pernah bicara kasar, siapa tahu saja kan? Namamya manusia kan pasti bisa berubah-ubah. Batu saja kalau dia terkena air terus-terusan bakal berubah atau melunak kekerasannya," ujarnya.

Baca: Survei KedaiKOPI: Susi Pudjiastuti Tokoh Perempuan Paling Diminati Publik Jadi Peserta Pilpres 2019

Eva pun mengatakan tidak menutup kemungkinan PDIP menarik TGB sebagai kader.

"Kita butuh orang seperti Pak TGB itu, supaya PDIP itu juga kental dengan nuansa islamnya, karena kan sebagai partai nasionalis juga harus punya kader yang islamnya kuat," kata Eva.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas