Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pilpres 2019

Pengamat Politik LIPI Nilai Mahfud MD Paling Potensial Dampingi Jokowi dalam Pilpres 2019

"Lalu dia (Mahfud MD) punya basis dukungan dari kalangan NU. yang ketiga, dia juga dekat dengan PKB. mungkin kelemahannya dia finansialnya kecil,"

Pengamat Politik LIPI Nilai Mahfud MD Paling Potensial Dampingi Jokowi dalam Pilpres 2019
Taufik Ismail/Tribunnews.com
Mahfud MD 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sosok Mahfud MD dinilai paling berpotensi menjadi pendamping Jokowi di Pilpres 2019 dibanding Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi ataupun pengusaha Chairul Tanjung.

Peneliti LIPI bidang politik dan pemerintahan Indonesia, Profesor Lili Romli menilai Mahfud MD memiliki integritas yang tak diragukan dimasyarakat.

Selain itu, Mahfud MD dinilai dapat menarik pemilih dari kalangan umat Islam, NU, dan PKB.

Baca: Respons Cak Imin Tanggapi Menguatnya Nama Mahfud MD dalam Bursa Calon Wakil Presiden Jokowi

"Lalu dia (Mahfud MD) punya basis dukungan dari kalangan NU. yang ketiga, dia juga dekat dengan PKB. mungkin kelemahannya dia finansialnya kecil," ujar Romli yang ditemui usai mengisi diskusi ILUNI UI, di Gedung Rektorat UI Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (12/7/2018).

Mahfud MD, ujar Romli juga merupakan sosok islam moderat yang disukai semua kalangan, misalmya Muhammadiyah maupun non Islam.

Baca: Ketua Bawaslu Sebut Rumah Anggota Panwaslu di Papua Dibakar

Meski demikian, ia mengungkapkan Jokowi terlihat masih menimbang-nimbang sosok lainnya untuk dipinang menjadi cawapresnya.

"Memang ada beberapa kelemahan latar belakangnya (Mahfud MD) makanya pak Jokowi kan mikir mikir, hati- hati siapa, bisa blunder nanti bisa merugikan elektoral dia (Jokowi)," katanya.

Beberapa waktu yang lalu, Mantan Ketua MK itu menyampaikan dirinya tak mau ambil pusing dengan disebut namanya paling berpotensi menjadi mendamping Jokowi dalam Pilpres 2019, dalam beberapa survei.

"Ya kita lihat sajalah. Saya sendiri tidak mengikuti dari awal sampai akhir, jadi berita kita nikmati sebagai berita," ujarnya di Menara RNI, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis malam (5/7/2018).

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...

Berita Terkait :#Pilpres 2019

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas