Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pilpres 2019

Pengamat Sarankan Anies Tak Tergiur Tawaran Tinggalkan Jakarta Demi Maju Pilpres 2019

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diminta berhati-hati dan benar-benar berhitung dalam menyikapi tawaran dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS)

Pengamat Sarankan Anies Tak Tergiur Tawaran Tinggalkan Jakarta Demi Maju Pilpres 2019
TRIBUNNEWS/FITRI WULANDARI
Pakar komunikasi politik Emrus Sihombing. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diminta berhati-hati dan benar-benar berhitung dalam menyikapi tawaran dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang akan mendorongnya menjadi Calon Presiden 2019.

Pengamat komusikasi politik dari Universitas Pelita Harapan, Emrus Sihombing, mengingatkan menang di Pilgub DKI Jakarta, bukan berarti akan mampu menang dalam Pilpres.

"Anies harus berpikir lebih hati-hati, mendalam, dan komprehensif. Karena tidak ada jaminan ketika Pilkada DKI dimenangkan Anies, Pilpres juga akan dimenangkan," ujar Emrus kepada Tribunnews.com, Kamis (12/7/2018).

Baca: Canda TGB Ketika Berkunjung ke Kantor Redaksi Tribunnews.com

Apalagi Pilpres kali ini, petahana Joko Widodo (Jokowi) cukup perkasa secara dukungan politik dan prestasi kerjanya sepanjang pemerintahannya.

Kemudian ketika Anies maju dalam Pilpres 2019, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno secara konstitusional akan naik sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Undang-undang yang baru menyatakan kalau seorang kepala daerah mencalonkan diri sebagai presiden, dia harus mundur dari jabatannya.

Baca: Lalu Muhammad Zohri Harumkan Nama Bangsa, Muncul Gerakan Penggalangan Dana untuk Renovasi Rumahnya

"Kalau jadi diajukan, Anies akan mengundurkan diri dari kursi Gubernur DKI. Artinya Sandiaga naik jadi gubernur, wakilnya diambil dari PKS sebagai partai koalisi. Namun sebenarnya belum tentu Anies akan memenangkan pilpres yang akan datang," jelasnya.

Menurut Emrus, alangkah lebih baik Anies tetaplah mempertahankan kursi Gubernur dan fokus mengurusi rakyat Jakarta selama masa jabatannya.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas