Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Wasekjen Demokrat Andi Arief: Soal TGB Kita Sudahi

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Andi Arief angkat bicara soal pernyataan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zainul Majdi

Wasekjen Demokrat Andi Arief: Soal TGB Kita Sudahi
Kolase/TribunWow
Andi Arief dan TGB Zainul Majdi 

TRIBUNNEWS.COM - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Andi Arief angkat bicara soal pernyataan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) terkait sanksi yang bakal diterimanya.

Seperti diberitakan Kompas.com, TGB mengaku dirinya tidak mendapatkan sanksi dari Partai Demokrat terkait pernyataannya yang mendukung kepemimpinan dua periode Presiden Joko Widodo.

Hal itu dikatakannya usai pertemuan Majelis Tinggi Demokrat, Senin (9/7/2018) lalu.

Menurut dia, Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsuddin mengatakan bahwa dirinya tetap dianggap sebagai kader Demokrat dan tak dikenakan sanksi.

"Itu disampaikan oleh Bapak Amir kepada saya, Pak Amir Syamsuddin, bahwa 'Bapak tetap dan tidak ada sanksi apapun', itu yang disampaikan kepada saya," kata TGB di kantor Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Jakarta, Rabu (11/7/2018).

Menurut dia, tak ada larangan bagi kader Demokrat untuk menyuarakan pandangannya.

TGB juga telah menegaskan, dukungannya terhadap Jokowi merupakan aspirasi pribadi, bukan sikap partai.

Terkait hal itu, Andi Arief memberikan tanggapannya melalui akun Twitter, @AndiArief__ yang diunggah pada Rabu (11/7/2018).

Menurut Andi, persoalan TGB yang mendukung pemerintahan Joko Widodo telah disudahi.

Dirinya mengatakan jika TGB sudah mengklarifikasi dan itu adalah sikap pribadi.

Lebih lanjut, Andi menegaskan jika Partai Demokrat tidak memberi sanksi kepada TGB karena partai belum memutuskan apapun.

BACA SELENGKAPNYA >>>

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Sumber: TribunWow.com
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas