Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Renungan Mendalam Jokowi, Hasilnya Ma'rauf Amin Terpilih

Joko Widodo mengumumkan Ketua Majelis Ulama Indonesia KH Maruf Amin sebagai calon wakil presiden

Renungan Mendalam Jokowi, Hasilnya Ma'rauf Amin Terpilih
Alex Suban/Henry Lopulalan
Presiden Joko Widodo mengumumkan Maaruf Amin sebagai pendampingnya damal pemilihan presiden 2018 didampingi pimpinan partai pengusung di Plataran Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (9/8/2018) sore. (Warta Kota/Henry Lopulalan) 

TRIBUNJAKARTA.COM - Presiden Joko Widodo mengumumkan Ketua Majelis Ulama Indonesia KH Maruf Amin sebagai calon wakil presiden yang akan mendampinginya dalam Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019.

Hal ini disampaikan Jokowi dalam konferensi pers usai bertemu ketua umum dan sekretaris jenderal partai politik pendukungnya di Restoran Plataran, Menteng, Jakarta, Kamis (9/8/2018).

"Saya memutuskan dan telah mendapat persetujuan dari partai partai koalisi yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja bahwa yang akan mendampingi sebagai calon wakil presiden adalah Profesor Kiai Haji Ma'ruf Amin," ujar Jokowi.

Menurut Jokowi, keputusan ini telah ditandatangani oleh sembilan ketua umum dari partai politik pendukungnya.

Jokowi mengaku melakukan perenungan mendalam sebelum dirinya memutuskan memilih Ma'ruf Amin sebagai pendampingnya dalam Pilpres 2019.

Namun, Jokowi tidak menyebut berapa lama dirinya melakukan perenungan hingga akhirnya menjatuhkan pilihan kepada Ma'ruf Amin.

"Setelah melalui perenungan mendalam dan dengan mempertimbangkan masukan dan saran dari berbagai elemen masyarakat, maka saya memutuskan dan telah mendapat persetujuan dari partai partai koalisi yang akan mendampingi saya sebagai Cawapres 2019 2024 adalah Profesor Doktor KH Ma'ruf Amin," ucapnya.

Jokowi mengatakan alasan dirinya memilih Ma'ruf karena bisa saling melengkapi untuk pertarungan Pilpres 2019.

Jokowi memaparkan pertimbangannya memilih sosok Ma'ruf sebagai cawapresnya, di antaranya karena cukup banyak pengalaman.

Halaman Berikutnya >>>

  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas