Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Kasus Suap di Malang

Anggota DPRD Malang yang Jadi Tersangka Korupsi Enggan Komentari Pelantikan Anggota Dewan PAW

Ia mengaku belum mendapat surat pemberitahuan langsung kepada dirinya tentang pelantikan 40 orang PAW DPRD Kota Malang tersebut.

Anggota DPRD Malang yang Jadi Tersangka Korupsi Enggan Komentari Pelantikan Anggota Dewan PAW
Tribunnews.com/Gita Irawan
Tersangka kasus dugaan korupsi berupa dugaan suap APBD Kota Malang tahun 2015 Erni Farida di Gedung KPK Merah Putih, Kuningan Jakarta Selatan pada Senin (10/9/2018) saat hendak masuk mobil tahanan KPK. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tersangka kasus dugaan korupsi pembahasan APBD-P Pemkot Malang Tahun Anggaran 2015, Erni Farida, enggan berkomentar terkait pelantikan 40 orang Pengganti Antarwaktu (PAW) DPRD Kota Malang.

"Belum, belum," kata Erni di Gedung KPK Merah Putih, Kuningan Jakarta Selatan pada Senin (10/9/2018) saat hendak masuk mobil tahanan KPK.

Ia mengaku belum mendapat surat pemberitahuan langsung kepada dirinya tentang pelantikan 40 orang PAW DPRD Kota Malang tersebut.

Baca: 41 Anggota DPRD Malang Korupsi, Jokowi Beri Pernyataan di Instagram

Namun ia mengatakan telah mengetahui pelantikan itu dari televisi.

"Saya secara pribadi belum dikabari. Saya dapatnya (indo) dari TV," kata Erni.

Sebelum menjadi tersangka, Erni adalah anggota DPRD Malang dari Fraksi PDI Perjuangan Komisi D yang menangani bidang Kesejahteraan Rakyat.

Erni bersama 40 orang anggota DPRD Kota Malang ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan suap pembahasan APBD-P Pemkot Malang Tahun Anggaran 2015 pada Senin (3/9/2018).

Sebanyak 40 orang Pengganti Antarwaktu (PAW) DPRD Kota Malang telah secara resmi dilantik menjadi anggota DPRD Kota Malang pada Senin (10/9/2018).

Acara itu juga dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Gita Irawan
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...

Berita Terkait :#Kasus Suap di Malang

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas