Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Non Aktif dari Wakil Ketua Umum Demokrat, Roy Suryo: Saya Mau Fokus Urus Masalah di Kemenpora

"Semua urusan tersebut sekarang bisa melalui Juru Bicara saya (antan Staf Khusus Kemenpora 2013-2014,"

Non Aktif dari Wakil Ketua Umum Demokrat, Roy Suryo: Saya Mau Fokus Urus Masalah di Kemenpora
Tribunnews.com
Roy Suryo. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo membenarkan dirinya membuat surat pernyataan non aktif sebagai Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat.

Permohonan itu ditujukan kepada Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono melalui surat pernyataan yang ditandatangani Roy sendiri di atas materai Rp 6000 pada Rabu 12 September 2018.

Baca: Roy Suryo Didesak Massa Bertopeng Segera Kembalikan Aset Negara

"Ya, mas dua hari lalu, tepatnya hari Rabu (12/9/2018) saya memang telah membuat surat pernyataan berisi tiga poin utama, salah satunya yang terpenting adalah agar dapat non-aktif sementara dari posisi Waketum DPP PD untuk fokus dalam kasus tersebut," ujar Roy saat dikonfirmasi Tribun, Jumat(14/9/2018) malam.

Roy selanjutnya juga menjelaskan bahwa nantinya akan mendelegasikan Kuasa Hukum M Tigor Simatupang SH serta menunjuk seorang Juru Bicara untuk menjelaskan hal-hal yang terkait dengan kasusnya.

Baca: SBY Tertawa Dikaitkan Dalam Kasus Century, Kalau Punya Rp 120 T Capres-Cawapres dari Demokrat

"Semua urusan tersebut sekarang bisa melalui Juru Bicara saya (antan Staf Khusus Kemenpora 2013-2014, yang sangat mengerti permasalahan tersebut bapak Heru Nugroho," kata Roy.

Kuasa Hukum Roy Suryo, Tigor Simatupang yang dikonfirmasi Tribun juga membenarkan kabar non aktif kliennya itu.

Kata Tigor, Roy hanya non aktif dari Wakil Ketua Umum Partai Demokrat.

Baca: Sekjen PSI Terima Putusan MA Soal Mantan Narapidana Korupsi Boleh Jadi Caleg dengan Kecewa dan Geram

"Tetap di Demokrat, penonaktifan hanya sebagai Waketum,"kata Tigor.

Tigor juga menjelaskan bahwa kliennya itu memang sempat memerintahkan dirinya untuk memberitahukan kabar penonaktifan kepada awak media.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas