Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Kasus Suap di Malang

KPK Periksa 10 Tersangka Kasus Suap APBD-P Kota Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa 10 tersangka terkait pembahasan APBD-P Pemerintahan Kota Malang Tahun Anggaran 2015.

KPK Periksa 10 Tersangka Kasus Suap APBD-P Kota Malang
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Tersangka kasus gratifikasi DPRD Kota Malang menggunakan rompi oranye usai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Senin (3/9/2018). KPK menetapkan status tersangka kepada 22 anggota DPRD Kota Malang sebagai bagian dari pengembangan penyidikan dalam perkara dugaan suap pembahasan APBD-P Pemkot Malang Tahun Anggaran 2015. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa 10 tersangka terkait pembahasan APBD-P Pemerintahan Kota Malang Tahun Anggaran 2015.

"Hari ini diadakan pemeriksaan terhadap 10 tersangka," ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Jakarta, Kamis (20/9/2018).

Baca: Bebas dari Jeratan Korupsi Massal, Subur Triono Ngaku Kapok Jadi Aggota DPRD Malang

Berikut 10 nama anggota DPRD Kota Malang yang diperiksa tersebut:

1. (HPO) Harun Prasojo (PAN)
2. (RHO) Ribut Haryanto (Golkar)
3. (EFA) Erni Farida (PDI-P)
4. (TPW) Teguh Puji Wahyono (Gerindra)
5. (SYD) Sony Yudiarto (Demokrat)
6. (DY) Diana Yanti (PDI-P)
7. (SG) Sugianto (PKS)
8. (AFA) Afdhal Fauza (Hanura)
9. (HSO) Hadi Susanto (PDI-P)
10. (SYF) Syamsul Fajrih (PPP)

Sekadar informasi, 22 anggota DPRD Kota Malang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada Senin (3/9/2018) terkait kasus suap pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah-Perubahan (APBD-P) Pemerintah Kota Malang Tahun Anggaran 2015.

Penetapan 22 anggota DPRD Kota Malang tersebut merupakan tahap ketiga.

Hingga saat ini, dari total 45 anggota DPRD Kota Malang, sudah ada 41 anggota yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Sebelumnya, KPK juga telah memproses sebanyak 21 tersangka.

Pada tahap pertama, KPK telah menetapkan dua orang sebagai tersangka, yaitu Ketua DPRD Kota Malang periode 2014-2019 M Arief Wicaksono (MAW) dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Pengawasan Bangunan (PUPPB) Pemkot Malang Tahun 2015 Jarot Edy Sulistiyono (JES).

Pada tahap kedua, KPK menetapkan 19 orang sebagai tersangka, yakni Wali Kota Malang periode 2013-2018 Moch Anton (MA) dan 18 anggota DPRD Kota Malang periode 2014-2019.

KPK menduga 41 mantan anggota DPRD Malang itu menerima total Rp 700 juta untuk kasus suap dan Rp 5,8 miliar untuk dugaan gratifikasi.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...

Berita Terkait :#Kasus Suap di Malang

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas