Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Rizieq Shihab Dipolisikan

Kemlu: Semua WNI Tanpa Terkecuali Didampingi Dalam Hadapi Kasus Hukum di Luar Negeri

Seperti diketahui, pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab diduga tersangkut kasus hukum di Arab Saudi

Kemlu: Semua WNI Tanpa Terkecuali Didampingi Dalam Hadapi Kasus Hukum di Luar Negeri
Grafis Tribunnews/Ananda Bayu S
Muhammad Rizieq Shihab (Habib Rizieq) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI) memastikan akan mendampingi seluruh warga negara Indonedia (WNI) di luar negeri yang menghadapi kasus hukum tanpa terkecuali.

Seperti diketahui, pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab diduga tersangkut kasus hukum di Arab Saudi, di mana di kediaman Rizieq Syihab terpasang bendera yang mengarah pada ciri-ciri ekstrimisme.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Arrmanatha Christiawan Nasir mengatakan, bentuk pendampingan hukum yang dilakukan Kemlu untuk memastikan bahwa hak-hak hukum WNI terpenuhi selama menghadapi masalah hukum.

"Kita (Kemlu RI) akan berikan bantuan perlindungan pendampingan dan sesuai dengan hukum yang berlaku di sana, itu yang kita lakukan. Hal yang sama kita lakukan terhadap Muhammad Rizieq Syihab," ujar pria yang kerap disapa Tata, di Jakarta, Kamis (8/11/2018).

Ia pun memastikan pendampingan yang didapatkan Rizieq Syihab tidak berbeda dengan WNI lain.

"Kita mendampingi, bukan untuk mendampingi kepentingan keluar. Dalam konteks ini pemerintah akan selalu hadir baik dalam maupun luar negeri," terang dia.

Baca: Dituntut Pidana 8 Tahun Penjara, Zumi Zola Cuma Senyum

Sementara itu, Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Bantuan Hukum (PWNI) Kemlu RI, Lalu Muhammad Iqbal menerangkan, tak ada perlakukan khusus yang didapat Rizieq Syihab selama proses pendampingan yang dilakukan oleh Kemlu.

"Bagi kami (Kemlu) kasus ini tidak berbeda dengan kasus WNI lainnya yang menghadapi permasalahan hukum di luar negeri. Tugas Perwakilan sebatas memberikan pendampingan kekonsuleran untuk memastikan hak-hak hukumnya terpenuhi," ujar Iqbal saat dikonfirmasi.

Diketahui, Rizieq Syihab telah dikeluarkan dari tahanan sejak Selasa malam 6 November 2018 lalu, dengan jaminan, setelah sempat dimintai keterangan dan ditahan oleh aparat keamanan Arab Saudi.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...

Berita Terkait :#Rizieq Shihab Dipolisikan

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas