Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Zumi Zola Terjerat Kasus

Serahkan Pledoi ke Pengacara, Zumi Zola Fokus Berobat Diabetes dan Gangguan Ginjal

Gubernur nonaktif Jambi, Zumi Zola harus bolak balik berobat ke rumah sakit karena penyakit diabet dan gangguan ginjal yang dideritanya.

Serahkan Pledoi ke Pengacara, Zumi Zola Fokus Berobat Diabetes dan Gangguan Ginjal
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Terdakwa kasus suap dan gratifikasi terkait proyek-proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi Zumi Zola menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (8/11/2018). Gubernur Jambi nonaktif itu dituntut delapan tahun penjara dan denda Rp1 miliar dengan subsider enam bulan penjara. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur nonaktif Jambi, Zumi Zola harus bolak balik berobat ke rumah sakit karena penyakit diabet dan gangguan ginjal yang dideritanya.

Usai pembacaan tuntutan dari jaksa KPK yakni 8 tahun penjara denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan dan pencabutan hak politik selama lima tahun pada Kamis (8/11/2018) kemarin.

Mantan artis ibu kota ini lagi-lagi meminta izin berobat pada Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta, Yanto. Kubu Zumi Zola mengajukan surat ke majelis hakim dan jaksa KPK untuk bisa berobat ke rumah sakit.

"Saya izin mau berobat yang mulia," kata Zumi Zola.

Menjawab itu Hakim Yanto meminta Zumi Zola untuk mengajukan surat dan bisa segera berobat karena itu merupakan hak dari terdakwa.

Baca: KPK Ungkap Alasannya Tuntut Zumi Zola 8 Tahun Penjara

"Silahkan ajukan, kalau sakit kan memang harus berobat. Ini juga hak saudara," ujar Hakim Yanto.

‎Bahkan karena ingin fokus pada kesehatannya, Zumi Zola menyerahkan pembuatan pledoi atau nota pembelaan ke kubu kuasa hukum.

Padahal biasanya setiap terdakwa usai pembacaan tuntutan jaksa, di sidang berikutnya diberi hak untuk membacakan pledoi. Banyak dari terdakwa yang membuat pledoi pribadi terpisah dari pledoi pengacara.

"Untuk pembelaan kami yang buatkan. Pak Zumi Zola menyerahkan ke pengacara karena kan dia mau berobat. Nanti kalau waktunya cukup, beliau akan buat juga. Tapi utamanya dari pengacara, kami minta waktu 10 hari," tambah Handika, kuasa hukum Zumi Zola.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...

Berita Terkait :#Zumi Zola Terjerat Kasus

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas