Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pilpres 2019

Sudirman Said: Waspadai Genderuwo Ekonomi

Salah satu masalah yang menjadi pekerjaan rumah di Indonesia adalah masih adanya "genderuwo ekonomi" yang menggerogoti kekayaan Indonesia.

Sudirman Said: Waspadai Genderuwo Ekonomi
Istimewa
Sudirman Said. 

TRIBUNNEWS.COM, REMBANG – Salah satu masalah yang menjadi pekerjaan rumah di Indonesia adalah masih adanya "genderuwo ekonomi" yang menggerogoti kekayaan Indonesia.

Pernyataan ini disampaikan oleh Direktur Materi Debat dan Kampanye Parabowo-Sandi ((PADI) Sudirman Said di sela-sela acara Deklarasi Relawan PADI se eks Karesidenan PATI di Wisma Haji Rembang, Sabtu (10/11).

“Kita harus waspada pada genderuwo ekonomi, bentuknya tidak nampak tapi menakutkan. Kalau kita bisa memberantas genderuwo ekonomi, maka politik kita menjadi baik,” tandas kata Sudirman, yang juga Koordinator Pemenangam PADI Jateng.

Menurut pria yang akrab disapa Pak Dirman ini, genderuwo ekonomi ini adalah orang-orang yang ingin memanfaatkan kesempatan untuk menguasai negara dengan cara yang tidak transparan.

“Sehingga kita harus fokus pada pemberantasan gendurowo ekonomi, karena (mereka) adalah orang-orang yang ingin memperoleh kesempatan-kesempatan dwngan tidak trasnparan,”ujar Menteri ESDM RI periode 2014-2016 ini.

Baca: Polisi Amankan Pasutri yang Angkut Satu Ton Minyak Tanah Olahan Tanpa Dokumen

Pak Dirman mengklaim, jika Prabowo-Sandi diberi amanah oleh masyarakat Indonesia, para genderuwo ekonomi itu akan disingkirkan agar ekonomi Indonesia menjadi sehat. Ekonomi yang sehat pada gikirannya akan mampu mensejahterakan rakyat.

"Di luar Jawa, Sumatera, Sulawesi, dan Kalimantan suara Prabowo-Sandi baik. Di Jawa Barat juga demikian. Jawa Timur selisihnya sedikit. Tapi di Jateng jaraknya jauh. Karena itu kita perlu kerja keras untuk mengejar selisih suara itu," terang Sudirman.

Sudirman meyakini dengan kerja keras, dan kerja cerdas maka suara PADI akan meningkat pesat di Jateng.

"Kita harus kerja keras, kerja cerdas. Jangan terpengaruh dengan isu, hoax, atau istilah-istilah yang membingungkan. Fokus pada kerja bagaimana menarik simpati masyarakat," imbuh dia.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...

Berita Terkait :#Pilpres 2019

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas