Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Dua Dampak Perubahan Akibat Kemajuan Teknologi Digital Menurut Kemenkominfo

Setidaknya, kata Gun Gun Siswadi, ada dua aspek perubahan yang menjadi perhatian dari kemajuan teknologi digital di Tanah Air

Dua Dampak Perubahan Akibat Kemajuan Teknologi Digital Menurut Kemenkominfo
ISTIMEWA
Ilustrasi teknologi smartphone masa depan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika bidang Komunikasi dan Media Massa, Gun Gun Siswadi mengungkapkan kemajuan pesat teknologi digital saat ini di seluruh negara-negara di dunia membawa berbagai dampak perubahan.

Saat mengisi kuliah umum di kampus UGM, Yogyakarta, bertema Nasionalisme di Era Digital, Gun Gun Siswadi mengatakan kondisi tersebut juga berlaku untuk Indonesia yang kini sedang mempersiapkan sebagai negara ekonomi digital.

Baca: AMH 2018, Kemenkominfo Beri Penghargaan Humas Beprestasi

Setidaknya, kata Gun Gun Siswadi, ada dua aspek perubahan yang menjadi perhatian dari kemajuan teknologi digital di Tanah Air.

Gun Gun Siswadi menyebutkan, aspek pertama adalah ketersediaan serta fasilitas infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Kemudian aspek yang kedua, menyoal kualitas sumber daya manusia (SDM).

"Pemerintah Indonesia kini telah memberikan fasilitas akses internet di seluruh Indonesia dengan tujuan untuk meningkatkan daya pikir masyarakat menjadi lebih baik," ujar Gun Gun Siswadi dalam keterangan pers Kemenkominfo, Jumat (7/12/2018).

Gun Gun Siswadi mengungkapkan, dengan kemajuan teknologi digital kini maka diharapkan seluruh masyarakat dapat beradaptasi dan meningkatkan kapasitas diri guna memanfaatkannya secara positif.

Gun Gun Siswadi menyebutkan, transformasi era digital juga terjadi di bidang pendidikan, budaya dan sosial.

Sebagai informasi, guna mendukung pemerataan akses internet di seluruh Indonesia, khususnya di daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal), pemerintah telah melaksanakan pembangunan proyek infrastruktur Palapa Ring yang menjangkau wilayah barat, timur, tengah.

Sementara itu, Rektor UGM Panut Mulyono menuturkan, diperlukan kesadaran bersama untuk terus mempertahankan serta makin meningkatkan rasa nasionalisme di era teknologi digital.

"Penanaman nasionalisme dalam dunia digital saat ini menjadi tantangan yang lebih besar. Kita tahu bahwa Indonesia sebagai negara besar dengan jumlah penduduk lebih dari 250 juta jiwa. Generasi muda salah satu yang menikmati bonus demografi sebab sekitar 50 persen penduduk Indonesia adalah generasi muda, hal ini merupakan potensi yang baik," ucap Mulyono

Mulyono menilai, tantangan lain di era teknologi digital saat ini adalah membangun budaya literasi digital guna memproteksi generasi muda dari pemanfaatan internet untuk aktivitas negatif.

Baca: Kemenkominfo Gelar Flas Blogging di Padang: Gerakkan Kaum Muda Inovatif di Industri Kreatif

Dengan begitu, Mulyono menganggap, generasi muda Indonesia akan menjadi bagian dari penentu perkembangan negara Indonesia ke depannya.

Kuliah umum di UGM bertema Nasionalisme di Era Digital diikuti oleh sekitar seribuan mahasiswa. Pembicara lainnya turut hadir pada kuliah umum yakni Head of Community Bukalapak MS Fikri, President Director Gamatechno Indonesia M Aditya Arif Nugraha dan CEO Qiscus Evan Purnama.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas