Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

DPR: Sistem "One Channel" Pengiriman Pekerja Ke Arab Saudi Bukan Monopoli

Wakil Ketua Komisi IX DPR Saleh Daulay berpendapat bahwa sistem ini tidak ada praktik monopoli.

DPR: Sistem
Tribunnews.com/Chaerul Umam
Wakil Ketua Komisi IX DPR Saleh Daulay. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Terkait pengiriman tenaga kerja ke Arab Saudi, pemerintah Indonesia memberlakukan sistem satu kanal atau "one channel" untuk mempermudah mekanisme pengiriman.

Wakil Ketua Komisi IX DPR Saleh Daulay berpendapat bahwa sistem ini tidak ada praktik monopoli.

“Kalau yang namanya monopoli kan satu perusahaan saja, ini kan tidak satu perusahaan. Kalau menurut penjelasan dari Kemenaker itu semua orang silakan datang daftar di situ tapi diseleksi melalui satu saluran, one channel,” ucap Saleh di Kompleks Parlemen, Senayam, Jakarta, Senin (14/1/2019).

“Ternyata yang dimaksud mereka (pemerintah) itu, one Channel ini merupakan sistem rekrutmen dari pada asosiasi perusahaan penempatan pekerjaan migran Indonesia di luar negeri,” imbuhnya.

Baca: Ngamuk dan Tebas Majikan hingga Tewas karena Upah Tak Sesuai, TKI di Malaysia Terancam Hukuman Mati

Politisi PAN tersebut menambahkan nanti di sana ada satu lembaga yang menyeleksi bukan hanya dari Kementerian Tenaga Kerja saja tapi juga melibatkan instansi-instansi lain.

“Misalnya dalam hal ini Kadin juga ikut di dalam. Kemudian organisasi perusahaan yang selama ini ikut mengirimkan tenaga kerja ke luar negeri itu juga ada di situ termasuk juga Kementerian Luar Negeri,” pungkasnya. 

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: chaerul umam
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas