Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Penyidik KPK Diteror

Jokowi Siap Awasi Kinerja TGPF Kasus Novel Baswedan

Joko Widodo (Jokowi) akan mengawasi kinerja Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus penyiraman penyidik KPK, Novel Baswedan.

Jokowi Siap Awasi Kinerja TGPF Kasus Novel Baswedan
Tribunnews/JEPRIMA
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberikan sambutan pada deklarasi dukungan alumni dari sejumlah universitas di Plaza Tenggara GBK Senayan, Jakarta, Sabtu (12/1/2019). Jokowi menggunakan sepeda buatan anak bangsa pada acara tersebut selain para alumni UI, sejumlah alumni dari berbagai alumni juga hadir, seperti Alumni Universitas Gajah Mada, Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Airlangga, Universitas Padjajaran, Universitas Sumatera Utara, dan Universitas Trisakti. (Tribunnews/Jeprima) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengawasi kinerja Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus penyerangan terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan.

Jokowi menjelaskan, pembentukan TGPF kasus Novel bukan usulan dari dirinya maupun pemerintah, tetapi hasil rekomendasi Komnas HAM kepada pihak kepolisian pada 21 Desember 2018.

"Saya bagian ngejar-ngejar saja, mengawasi dan ngejar-ngejar, 'harus selesai, cepet selesai, cepet selesai' itu saja," ujar Jokowi di kantor BKPM, Jakarta, Senin (14/1/2019).

Jokowi menilai, dalam menuntaskan sebuah kasus memang diperlukan bukti-bukti awal yang komplit, dimana TGPF yang terdiri dari KPK, kepolisian, dan para pakar dapat segera menuntaskan persoalan tersebut dengan cepat.

"Kalau saya urusannya mengawasi agar itu segera selesai," ucap Jokowi.

Baca: Heboh Suara Berdengung di Langit Palembang, Ini Jawaban GM Garuda Indonesia Saat Dikonfirmasi,

Pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus Novel Baswedan ditandai dengan surat keputusan yang ditandatangani Kapolri Jenderal Tito Karnavian bernomor Sgas/3/I/HUK.6.6/2019 tertanggal 8 Januari 2019.

TGPF dibentuk untuk melaksanakan rekomendasi Tim Pemantauan Proses Hukum Novel Baswedan yang dibentuk oleh Komnas HAM RI. Tim tersebut terdiri dari 65 anggota yang terdiri dari Polri, KPK, berbagai ahli dan tokoh masyarakat.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Sanusi
  Loading comments...

Berita Terkait :#Penyidik KPK Diteror

berita POPULER
© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas