Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

KPK: Ketua MPR Zulkifli Hasan Belum Serahkan Data LHKPN 2018

Sedangkan, untuk pucuk pimpinan MPR lainnya, yakni EE Mangindaan selaku Wakil Ketua telah melaporkan data LHKPN pada 2018.

KPK: Ketua MPR Zulkifli Hasan Belum Serahkan Data LHKPN 2018
Ilham Rian Pratama/Tribunnews.com
(kiri-kanan) Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan, Plt. Direktur LHKPN Kunto Ariyawan, dan Juru Bicara KPK Febri Diansyah 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut bahwa Zulkifli Hasan selaku Ketua MPR RI belum melaporkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 2018.

Sedangkan, untuk pucuk pimpinan MPR lainnya, yakni EE Mangindaan selaku Wakil Ketua telah melaporkan data LHKPN pada 2018.

"Ada dua, di MPR itu ada Pak Zulkifli Hasan dan EE Mangindaan. Hanya pimpinan tertinggi saja (yang belum lapor)," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Direktur LHKPN KPK Kunto Ariawan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (14/1/2019).

Berdasarkan data kepatuhan LHKPN para pejabat negara di tingkat legislatif pada 2018, dari unsur MPR ada dua pejabat negara yang wajib lapor.

Namun, baru satu orang yang melaporkan harta kekayaannya.

Sedangkan di DPR, terdapat 536 pejabat yang wajib lapor dan baru 21,42 persen yang menyerahkan LHKPN ke KPK pada 2018.

Di tingkat DPD ada 57,5 persen dari 80 wajib lapor yang patuh menyetorkan LHKPN dan di DPRD baru 28,77 persen dari 15.229 yang lapor harta kekayaan.

Baca: Ferdinand Hutahaean: Prabowo-Sandi Bukan Mundur Tapi Memboikot, Jika Terjadi Kecurangan Pemilu

Menurut Deputi Pencegahan ‎KPK Pahala Nainggolan, ada penurunan kepatuhan anggota DPR dibanding tahun sebelumnya.

Pahala mengatakan, pada tahun 2017, 98 persen anggota DPR patuh melaporkan harta kekayaan.

"DPR agak mengejutkan kita, karena dulunya baik, udah 98 persen kalau enggak salah dulu, dan kita bongkar di LHKPN elektronik di DPR baru 21 persen saat ini. Ini dugaan kita, apa udah mau selesai, atau mereka nunggu pas nyaleg lewat KPU,"‎ kata Pahala.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas