Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pilpres 2019

Perubahan Visi Misi Prabowo-Sandi Bisa Menggerus Elektabillitas

Kepala Departemen Politik dan Pemerintahan The Habibie Center, Bawono Kumoro, mengomentari ‎perubahan visi-misi Prabowo-Sandi menjelang debat

Perubahan Visi Misi Prabowo-Sandi Bisa Menggerus Elektabillitas
Tribunnews.com/ Taufik Ismail
Kepala Media Center Prabowo-Sandi, Ariseno Ridwan dan Direktur materi dan debat Sudirman Said di lokasi pidato kebangsaan. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yayan Isro' Roziki

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Kepala Departemen Politik dan Pemerintahan The Habibie Center, Bawono Kumoro, mengomentari ‎perubahan visi-misi pasangan calon (paslon) Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Dia menilai perubahan visi-misi tersebut kontraproduktif bagi elektabilitas pasangan ini.

Terlebih revisi dilakukan menjelang debat perdana calon Presiden dan Wakil Presiden, Kamis (17/1/2018) mendatang.

"Perubahan visi-misi justeru merugikan pasangan Prabowo-Sandi, yang sedang berjuang meningkatkan elektabilitas. Revisi terhadap visi-misi potensial memunculkan persepsi negatif dari undecided voters terhadap pasangan 02," kata Bawono, dalam keterangan tertulis, Senin (14/1/2018).

Ia menjelaskan, ‎undecided voters alias masyarakat yang belum menentukan pilihan, akan ragu memilih Prabowo-Sandiaga karena mereka menganggap pasangan ini kurang serius.

"Padahal undecided voters merupakan harapan utama pasangan ini untuk mengejar ketertinggalan elektabilitas dari petahana di sisa waktu tiga bulan," jelas dia.

Ia menandaskan, revisi terhadap visi-misi juga dinilai menunjukkan tingkat soliditas Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga rendah.

"Ada pesan tersirat di balik revisi tersebut bahwa terdapat pemikiran-pemikiran dari sejumlah tokoh kunci di BPN belum terakomodasi di dokumen visi-misi," tandas Bawono.

Masih menurutnya, langkah ini (perubahan visi-misi, red) menujukkan bahwa mereka tidak memiliki kesiapan dan kematangan secara substantif guna menghadapi perhelatan pemilihan presiden 2019.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Jateng
  Loading comments...

Berita Terkait :#Pilpres 2019

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas