Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pilpres 2019

Undang Budi Karya, Alumni SMA Jakarta Yang Mengaku Silent Majority Dukung Jokowi

Ketua Dewan Penasihat Masyarakat Cinta Masjid (MCM), Budi Karya Sumadi diundang dalam silaturahmi dan dialog bersama Alumni SMA se-Jakarta

Undang Budi Karya, Alumni SMA Jakarta Yang Mengaku Silent Majority Dukung Jokowi
TRIBUNNEWS.COM/IST
Ketua Dewan Penasihat Masyarakat Cinta Masjid (MCM), Budi Karya Sumadi diundang dalam silaturahmi dan dialog bersama Alumni SMA se-Jakarta. Mereka yang mengaku sempat swing voters atau silent majority akan menyampaikan dukungannya kepada capres nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin, Minggu (20/1/2019). 

TRIBUNNEWS.COM. JAKARTA - Ketua Dewan Penasihat Masyarakat Cinta Masjid (MCM), Budi Karya Sumadi diundang dalam silaturahmi dan dialog bersama Alumni SMA se-Jakarta. Mereka yang mengaku sempat swing voters atau silent majority akan menyampaikan dukungannya kepada capres nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Saya datang kesini memenuhi undangan rekan-rekan sekalian dan saya mengapresiasi dukungan tersebut," ujar Budi Karya di Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (19/1/2019).

Menteri Perhubungan ini mengungkapkan dukungan tersebut merupakan luapan kegundahan dari silent majority atas nasib Indonesia ke depan. Selama ini, kata dia, mereka hanya memperhatikan kondisi yang terjadi tanpa menjatuhkan pilihan politik.

"Silent majority ini bangkit. Indonesia harus diselamatkan dari pengaruh yang tak proporsional. Saya apresiasi hal itu," jelas dia.

Sementara itu, Ketua Panitia Deklarasi Alumni SMA Jakarta Bersatu, Nanda Abraham mengatakan tujuan pergerakan ini sebagai upaya untuk membangunkan silent majority. Menggerakan level perkotaan, lanjut dia, untuk memenangkan Jokowi.

"Sejak 24 Desember 2018, kami baru aktif hingga sekarang sudah 110 sekolah yang terdata dan dengan anggota 2.000-an lebih," jelas dia.

Dede radinal, Alumni SMA 4 dan salah satu inisiator mengungkapkan pergerakan ini wujud kegundahan terhadap situasi politik.

"Rasa kegundahan kami sebagai silent majority terhadap situasi politik yang tak kondusif."

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: FX Ismanto
  Loading comments...

Berita Terkait :#Pilpres 2019

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas