Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Jaksa Tuntut Advokat Lucas 12 Tahun Penjara

Setelah penetapan status tersangka itu, Lucas kabur ke luar negeri selama dua tahun sebelum menyerahkan diri.

Jaksa Tuntut Advokat Lucas 12 Tahun Penjara
Glery Lazuardi/Tribunnews.com
Lucas 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada KPK menuntut advokat Lucas pidana penjara selama 12 tahun penjara dan denda Rp 600 juta subsider 6 bulan kurungan.

Tuntutan dibacakan JPU pada KPK di sidang yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (6/3/2019).

"Menuntut supaya majelis hakim yang mengadili dan memeriksa perkara ini, menyatakan terdakwa Lucas terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah dalam perkara tindak pidana korupsi," ujar jaksa KPK Abdul Basir saat membacakan surat tuntutan di sidang yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (6/3/2019).

JPU pada KPK menyatakan Lucas bersalah membantu pelarian tersangka KPK, Eddy Sindoro. Lucas diyakini bersalah melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

"Sejak awal Eddy Sindoro dicegah keluar negeri, terdakwa mengetahuinya Eddy Sindoro sedang dicari KPK. Namun terdakwa tidak mempunyai itikad baik pada penegak hukum yakni KPK, terdakwa juga ingin pemeriksaan KPK tidak berjalan lancar," tutur jaksa.

Pada 2016, Eddy Sindoro ditetapkan tersangka oleh KPK berkaitan dengan pengurusan perkara di pengadilan.

Setelah penetapan status tersangka itu, Lucas kabur ke luar negeri selama dua tahun sebelum menyerahkan diri.

"Terdakwa menyarankan Eddy Sindoro tidak menyerahkan diri dan menyarankan untuk mengubah status WNI di paspor," kata jaksa.

Baca: Hasil Survei Terbaru Elektabilitas Jokowi-Maruf dan Prabowo-Sandi dari Empat Lembaga, Cek di Sini

Selama melakukan perbuatan itu, Lucas dibantu Sekretaris PT Gajendra Adhi Sakti, Dina Soraya. Lucas meminta Dina Soraya membantu melarikan Eddy Sindoro. Atas perintah Lucas, jaksa mengatakan Dina Soraya kemudian meminta bantuan Dwi Hendro Wibowo alias Bowo.

Lucas meminta Dina Soraya mengambil uang ke stafnya untuk orang-orang yang membantu pelarian di Bandara Soekarno-Hatta. Sementara itu, posisi Eddy Sindoro sedang dideportasi dari Malaysia, bersama anaknya Michael Sindoro dan Chua Chwee Chye alias Jimmy alias Lie.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas