Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Lucas Sebut Tuntutan Jaksa Disusun atas Rasa Dendam

"Tuntutan dari JPU itu kekeliruan yang sangat besar dan ini sudah saya menduga karena seperti ada dendam ada ketidaksenangan," kata Lucas

Lucas Sebut Tuntutan Jaksa Disusun atas Rasa Dendam
Ist for ribunnews.com
Lucas saat menjalani persidangan. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Terdakwa Lucas menilai tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada KPK merupakan kekeliruan.

Lucas menuding tuntutan itu diberikan lantaran dilandasi ketidaksenangan pihak KPK kepada dirinya.

Baca: Jaksa Tuntut Advokat Lucas 12 Tahun Penjara

"Tuntutan dari JPU itu kekeliruan yang sangat besar dan ini sudah saya menduga karena seperti ada dendam ada ketidaksenangan," kata Lucas saat ditemui setelah persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (6/3/2019).

Lucas mengatakan, JPU pada KPK telah keliru memformulasikan fakta-fakta hukum. Hal ini, karena poin-poin dalam tuntutan tidak sesuai dgn fakta hukum yang ada di persidangan.

Dia menegaskan, tidak mempunyai peran dalam upaya melarikan Eddy Sindoro ke luar negeri. Menurut dia, direktur Paramount Enterprise itu tidak pernah meminta bantuan dirinya dalam perkara ini.

Di kesempatan itu, dia menampik, mempunyai dan menggunakan akun facetime untuk berkomunikasi dengan Eddy Sindoro.

Dia mengaku tidak mempunyai urusan dengan Sekretaris PT Gajendra Adhi Sakti, Dina Soraya.

Sehingga, dia menegaskan, upaya proses hukum terhadap dirinya merupakan cerita fiksi yang disusun pihak KPK.

"Eddy Sindoro dituntut lima tahun, saya dituntut 12 tahun. Ini apa kalau bukan suatu dendam, kebencian yang saya tidak tahu apa. Saya tidak pernah ada urusan dengan KPK tidak pernah jadi lawyer dalam urusan KPK," tambahnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas