Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

BNPB Berikan Bantuan Dana Siap Pakai Rp 2,25 M untuk Penanganan Banjir dan Longsor Bengkulu

Dana siap pakai tersebut selanjutnya akan diberikan kepada BPBD kabupaten/kota sesuai tingkat kerusakan akibat bencana.

BNPB Berikan Bantuan Dana Siap Pakai Rp 2,25 M untuk Penanganan Banjir dan Longsor Bengkulu
BNPB
Banjir di Bengkulu. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Untuk membantu operasional penanganan darurat, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Doni Monardo telah menyerahkan bantuan dana siap pakai sebesar Rp 2,25 miliar kepada Gubernur Bengkulu.

Dana siap pakai tersebut selanjutnya akan diberikan kepada BPBD kabupaten/kota sesuai tingkat kerusakan akibat bencana.

Setiba di Bengkulu, Doni langsung mendapat penjelasan dari Gubernur Bengkulu terkait dampak dan penanganan bencana.

Doni juga telah memerintahkan kepada Deputi Penanganan Darurat BNPB dan Deputi Logistik Peralatan BNPB untuk segera memenuhi kebutuhan darurat yang diperlukan.

Baca: Politisi PDIP: Baru Kemarin PAN Serang Jokowi, Hari Ini Bicara Peluang Gabung Koalisi, Etis Tidak?

Baca: Liburan ke Paris, Baby Sexyola Mengaku Kehilangan Mahkotanya

Tak lupa, Doni juga memberikan sejumlah arahan kepada jajaran BPBD dan SKPD.

Dalam arahan tersebut, Doni menjelaskan situasi saat ini.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunnews.com pada Minggu (28/4/2019).

"Bencana hidrometeorologi terus meningkat. Dampak ekonomi yang ditimbulkan juga cukup besar sehingga mengganggu pertumbuhan pembangunan. Selain faktor alam yaitu intensitas curah hujan yang meningkat, faktor antropogenik yaitu ulah tangan manusia yang merusak alam dan lingkungan lebih dominan menyebabkan bencana hidrometeorologi meningkat," kata Doni.

Doni menjelaskan, sejumlah faktor manusia yang menjadikan suatu daerah rentan banjir antara lain deforestasi, degradasi hutan dan lingkungan, berkurangnya kawasan resapan air, lahan kritis, tingginya kerentanan, tata ruang yang tidak mengindahkan peta rawan bencana dan lainnya telah menyebabkan makin rentannya daerah-daerah terhadap banjir.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Gita Irawan
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas