Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Karen Agustiawan Keberatan Jaksa Tanya Gajinya

Karen menyampaikan penghasilan yang didapat oleh seorang Dirut Pertamina sangat cukup untuk menyekolahkan anak hingga menempuh pendidikan strata 3.

Karen Agustiawan Keberatan Jaksa Tanya Gajinya
Glery Lazuardi/Tribunnews.com
sidang Karen Agustiawan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Karen Agustiawan, merasa keberatan terhadap upaya Jaksa Penuntut Umum (JPU) membeberkan penerimaan yang didapat selama menjabat.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) menanyakan hal tersebut kepada junior officer PT Pertamina (Persero), Cindy Haryanti, pada saat dihadirkan sebagai saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, pada Kamis (2/5/2019).

Di persidangan itu, terungkap Cindy Haryanti, yang pernah menjabat sebagai asisten sekretaris direktur utama pada 2009, pernah dimintai tolong untuk mengirimkan uang kepada ketiga orang anak Karen yang berkuliah di luar negeri.

"Disamping melaksanakan tugas rutin di Pertamina pernah diminta terdakwa untuk melakukan pembayaran atau transfer uang?" tanya JPU kepada saksi.

"Untuk transaksi perbankan iya. Untuk pembayaran anak-anak sekolah," jawab Cindy.

Dihadapan JPU, saksi mengungkapkan, nilai nominal yang diberikan oleh Karen itu untuk biaya kuliah satu semester di Australia mencapai 16 ribu Dollar Australia.

"Semester itu sekitar 16 ribu Australia. Nanti tergantung kebutuhan anak-anak uang sakit 1.000-2.000 tergantung perintah saja," ungkap Cindy.

Lalu, JPU menanyakan mengenai besaran penghasilan yang diterima Karen selama kurun waktu satu bulan. Sebab, dia dapat mengirimkan uang untuk anaknya yang berkuliah di luar negeri.

Baca: Hingga Kamis Ini Belum Ada Satu Provinsi yang Menyelesaikan Rekapitulasi

"Berapa nilai jumlah pendapatan ibu Karen dalam setahun?" tanya JPU.

Cindy mengungkapkan Karen menerima uang sebesar Rp 220 juta setiap bulan.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas