Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pilpres 2019

Komentari 6 Orang yang Tewas dalam Aksi Massa 22 Mei, Tito Karnavian: Ada Kelompok yang Bermain

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menanggapi enam orang yang meninggal dunia dalam aksi massa, Rabu (22/5/2019).

Komentari 6 Orang yang Tewas dalam Aksi Massa 22 Mei, Tito Karnavian: Ada Kelompok yang Bermain
Tribunnews.com/Gita Irawan
Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto beserta seluruh Kepala Staf Angkatan dan Pejabat Kepolisian usai menghadiri Rakorsus Tingkat Menteri tentang "Pengamanan Pemilu Pasca Pencoblosan" di Ruang Parikesit Gedung Utama Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat No15 Jakarta Pusat pada Kamis (18/4/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Rr Dewi Kartika H

TRIBUNJAKARTA.COM - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menanggapi enam orang yang meninggal dunia dalam aksi massa, Rabu (22/5/2019).

Tito Karnavian menyinggung soal kelompok yang turut 'bermain' dalam peristiwa tersebut.

Hal itu disampaikan Tito Karnavian di jumpa pers di kantor Kemenko Polhukam.

Jumlah korban jiwa sebanyak enam orang tersebut pertama kali disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

"Korban sejauh ini ada 6 korban meninggal. Di RS Tarakan ada 2. Kemudian di Pelni. Dan di RS Budi Kemuliaan RSCM dan di RSAL Mintohardjo," kata Anies Baswedan di RSUD Tarakan.

Tito Karnavian menjelaskan ke-6 korban jiwa tersebut ada yang meningga karena terkena tembakan dan senjata tumpul.

"Saya mendapatkan laporan ada 6 orang yang meninggal, ada yang kena tembak ada yang kena senjata tumpul," ucap Tito Karnavian dikutip TribunJakarta.com dari saluran langsung TV One.

Ia mengatakan Polisi masih mendalami penyebab kematian keenam orang tersebut.

Istimewa / Jalur  di kawasan Tanah Abang yang dilewati Reni Andraini saat akan berangkat kerja ke kantornya di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat.
Istimewa / Jalur di kawasan Tanah Abang yang dilewati Reni Andraini saat akan berangkat kerja ke kantornya di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat. (TribunJakarta.com/Anisa Kurniasih)

TNI Diisukan Tak Ikut Bantu Polri Tangani Aksi 22 Mei, Wiranto dan Panglima TNI Beri Jawaban Kompak

22 Mei Instagram, Facebook, WhatsApp Ditutup Sementara, Menteri Kominfo Buka Suara: Banyak Mudarat

Dia meminta masyarakat jangan langsung menuduh aparat sebagai pelakunya.

BACA SELENGKAPNYA >>>

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: tribunjakarta.com
Sumber: TribunJakarta
  Loading comments...

Berita Terkait :#Pilpres 2019

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas