Tribun Otomotif
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Tesla Naikkan Harga Mobil yang Dijual di China untuk Antisipasi Imbas Perang Dagang

Penjualan di China menyumbang sekitar 17 persen dari total pendapatan Tesla tahun 2017 lalu.

Tesla Naikkan Harga Mobil yang Dijual di China untuk Antisipasi Imbas Perang Dagang
Tribunnews/JEPRIMA
Tesla Model S P100D melalui importir umum mereka di Tanah Air, Prestige Image Motorcars saat memamerkan Model S P100D pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (29/4/2017). Mobil jenis ini dibandrol dengan Harga Rp4,4 miliar. Tribunnews/Jeprima 

Laporan Reporter Kontan, Agung Jatmiko 

TRIBUNNEWS.COM, BEIJING - Produsen mobil asal Amerika Serikat (AS), Tesla Inc telah menaikkan harga mobil buatanya, yakni Model X dan S sekitar 20% di China.

Langkah ini menjadikan Tesla sebagai produsen mobil pertama yang melakukannya di pasar otomotif top dunia sebagai tanggapan atas meningkatnya ketegangan perdagangan antar negara.

Mengutip Reuters, Selasa (10/7/2018), langkah yang diambil Tesla ini merefleksikan indikasi paling awal tentang seberapa banyak tarif China yang lebih tinggi pada impor AS tertentu akan mengalir ke pembeli.

Produsen mobil lainnya akan cenderung mengikuti atau mengalihkan sebagian besar produksi ke China.

Tarif impor oleh China diperkirakan akan merugikan produsen mobil AS dan perusahaan yang membuat komponen industri di AS.

Baca: Jambret yang Bikin Korban Ojek Online Tewas di Cempaka Putih Nangis di Kantor Polisi

Tesla berjuang untuk menghasilkan keuntungan, dan bagi mereka China adalah kuncinya.

Penjualan di China menyumbang sekitar 17 persen dari total pendapatan Tesla tahun 2017 lalu.

Pada bulan Mei, Tesla memangkas harga Model X hingga US$ 14.000 setelah Beijing mengatakan akan memotong tarif impor hingga 15% dari 25% untuk sebagian besar kendaraan mulai 1 Juli.

Namun, ulah dari Presiden AS, Donald Trump yang menyebut akan ada tarif sebesar US$ 34 miliar untuk produk-produk China, membuat Beijing mengurungkan rencana pemangkasan tarif impor mobil AS.

Baca: SBY Akan Bertemu Prabowo Subianto, Gerindra: Kami Sedang Tunggu Kabar dari Cikeas

Tarif pembalasan dari China mengharuskan importir mobil harus membayar total 40% bea atas semua mobil buatan AS yang mereka jual di China.

Sedan Model S dasar di China sekarang berharga sekitar 849.900 yuan atau setara dengan US$ 128.779, dibandingkan dengan 710.579 yuan pada bulan Mei, sementara kendaraan sport-utility Model X harganya sekitar 927.200 yuan, versus 775.579 yuan, menurut situs Tesla.

Harga ini lebih dari 70% lebih tinggi daripada di Amerika Serikat di mana sedan Model S dasar dijual seharga US$ 74.500.

"Menaikkan harga akan merugikan penjualan, tetapi Tesla harus kehilangan uang karena mereka tidak mampu sepenuhnya menyerap biaya tarif yang lebih tinggi. Mengingat mereka mengklaim kapasitas terbatas, mereka harus dapat mengalihkan penjualan ke tempat lain,” kata analis CFRA Efraim Levy, dilansir dari Reuters, Selasa (10/7/2018).

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kontan
  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas