Tribun Otomotif
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Gunakan Mesin Canggih, Begini Proses Produksi Ban di Pabrik Hankook Tire di Cikarang

Di dalam negeri, ban-ban produksi Hankook Tire dipasarkan melalui jaringan toko Hankook Master.

Gunakan Mesin Canggih, Begini Proses Produksi Ban di Pabrik Hankook Tire di Cikarang
IST
Karyawan bagian quality control melakukan pengecekan kualitas ban kendaraan penumpang di pabrik PT Hankook Tire Indonesia di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (11/7/2018). Pabrik ini mampu memproduksi 32.000 ban per hari yang 92 persen diantaranya ditujukan untuk pasar ekspor. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pabrik ketujuh dari total delapan pabrik yang dioperasikan Hankook Tire di bisnis globalnya berlokasi di Cikarang, Jawa Barat.

Pabrik dengan bendera perusahaan PT Hankook Tire Indonesia ini beroperasi sejak 2013 dan peresmiannya dilakukan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di atas lahan seluas 60 ha dengan status 100 persen perusahaan penanaman modal asing (PMA).

Dari total lima fase pabrik yang disiapkan, dua fase diantaranya telah beroperasi dan seluruhnya digunakan untuk memproduksi ban-ban kendaraan penumpang yang 92 persen produksinya ditujukan untuk pasar ekspor.

Ada empat merk ban Hankook Tire yang diproduksi di pabrik ini yakni  Yakni Ventus, Kinergy, Dynapro dan Vantra dengan ukuran ban hingga RIM 20 inchi.  

Pabrik ini mempekerjakan 1.852 karyawan dan beroperasi 24 jam dengan produksi 32.000 unit ban per hari.

Untuk memproduksi ban, Hankoon Tire menggunakan mesin-mesin canggih terotomatisasi dengan mengadopsi prinsip-prinsip produksi Hankook Manufacturing Way (HMW).

Teknologi sudah aplikasikan mesin mesin terbaru. Pengecekan material bahan baku menggunakan RFID dan Barcode (GMES) untuk mencegah human error agar material produk yang masuk ke mesin sesuai spesifikasi.

Pabrik ban
Pabrik ban PT Hankook Tire Indonesia di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (11/7/2018). Pabrik ini mampu memproduksi 32.000 ban kendaraan penumpang per hari dan 92 persen diantaranya ditujukan untuk pasar ekspor.

Pabrik ini juga menggunakan teknologi Auto Weighting System untuk menimbang bahan baku ban sebelum dicetak menjadi ban jadi.

Di sini, komponen kawat baja untuk bagian pelindung bagian dalam ban dari potensi tusuk benda tajam saat digunakan di kendaraan dipotong-potong sesuai ukuran ban. Kawat baja ini didatangkan dari Korea Selatan.

Proses ini dilakukan di pabrik fase 1. Di pabrik fase 2, bahan baku yang sudah menjadi semi produk dan sudah dilapisi karet baja kemudian diproses lebih lanjut.  Bahan baku yang terdeteksi cacat dibuang.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas