Tribun Otomotif
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Uji Coba Motor Listrik, GO-JEK: Cara Inovatif Tingkatkan Income Driver

Solidiance Indonesia bekerjasama dengan Go-jek dalam rangka uji kelaikan kendaraan listrik di area Jakarta.

Uji Coba Motor Listrik, GO-JEK: Cara Inovatif Tingkatkan Income Driver
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Pembalap yang juga pendiri Rifat Drive Labs, Rifat Sungkar memberikan arahan kepada driver GOJEK yang mengikuti pelatihan keselamatan berkendara di Rifat Drive Labs di Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (28/3/2018). Pelatihan keselamatan berkendara diberikan pihak GOJEK bagi para driver untuk memberikan edukasi mengemudi yang baik serta agar memberikan keselamatan bagi para penumpang. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Solidiance Indonesia bekerjasama dengan Go-jek dalam rangka uji kelaikan kendaraan listrik di area Jakarta.

Uji coba ini dilakukan untuk mangetahui apakah motor Iistrik bisa menjadi transportasi utama masyarakat di masa depan.

Associate Partner and Country Head Solidiance Indonesia, Gervasius Samosir mengatakan, uji coba ini akan dilaksanakan pada bulan Juli dan melibatkan driver Go-Jek yang beroperasi di wilayah Jabodetabek.

Tujuan utama uji coba ini untuk mengukur efisiensi biaya motor listrik dibandingkan dengan kendaraan berbahan bakar fosil.

"Ada dua alasan mengapa Indonesia perlu beralih ke kendaraan listrik. Pertama, sektor transportasi Indonesia adalah salah satu kontributor utama karbon dioksida yang tinggi dan sepeda motor adalah penyebab utamannya. Kedua, bahan bakar fosil secara perlahan semakin menipis dan dianggap tidak sustainable sebagai sumber energi masa depan," ujar Gervasius di Jakarta, Rabu (11/7/2018).

Gervasius menilai urgensi untuk melakukan perubahan ini harus dimulai sekarang jika masyarakat Indonesia ingin melihat generasi masa depan dapat hidup sehat.

"Populasi sepeda motor di Indonesia adalah yang tertinggi di Asia Tenggara mencapai sekitar 105 juta pada akhir tahun 2017. Dengan adanya layanan transportasi online yang menawarkan transportasi cepat dan terjangkau, kedua pihak ingin memperkenalkan cara baru yang ramah Iingkungan kepada konsumen," ucap dia.

Sementara itu, Head of Research Go-Jek lndonesia, Ramda Yanurzha percaya uji coba motor listrik ini merupakan cara inovatif untuk meningkatkan pendapatan para mitra pengemudi melalui penggunaan kendaraan yang Iebih hemat energi.

"Misi kami adalah memberikan dampak sosial positif kepada Indonesia serta membantu meningkatkan taraf hidup mitra kami melalui inovasi dan teknologi. Dengan memanfaatkan teknologi untuk membantu jutaan masyatakat Indonesia tiap harinya dan terus berinovasi, kami bisa menjadi pemimpin pasar di Indonesia. Kami sangat antusias berpatisipasi dalam Uji coba dengan Solidiance ini dan melihat apa hasil dari inovasi ini," kata Ramda.

Indonesia telah bergantung pada bahan bakar fosil selama bertahun-tahun dan sebagian besar kendaraan menggunakan bahan bakar yang telah menyebabkan masalah Iingkungan terutama emisi karbon dioksida yang tinggi.

Baca: Grab Tawarkan Paket Data Murah, GO-JEK: Inisiatif Kami Jadi Referensi

Dengan adanya pengenalan tentang kandaraan Iistrik, diharapkan dapat mengurangi polusi dan ketergantungan minimum pada sumber energi berbasis fosil yang akan terlihat sebagai solusi yang memungkinkan dan realistis.

Menurut riset terbaru dari Solidiance, pasar kendaraan listrik di Indonesia diproyeksikan akan terus tumbuh meskipun saat ini masih dalam tahap pertumbuhan awal.

Saat ini, tingkat penetrasi kendaraan motor listrik di Indonesia baru mencapai 0,14 persen, jauh dari sasaran pemerintah yang mempunyai target sebanyak 2,1 juta motor listrik pada 2025.

Untuk memungkinkan adopsi dan penggunaan yang lebih luas di masa depan, sangat penting bagi pemerintah untuk membuat peraturan yang jelas mendukung dan meningkatkan infrastruktur yang ada.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Go-Jek dan Solidiance Uji Coba Motor Listrik".

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas