Tribun Otomotif
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Fadli Ananda Kembali Naik Podium di Seri 6 Honda Jazz Speed Challenge 2018

Sebenarnya, kans untuk naik podium yang lebih tinggi sudah berada dalam genggaman. Fadli Ananda memulai balapan dari posisi kedua di kelas promotion.

Fadli Ananda Kembali Naik Podium di Seri 6 Honda Jazz Speed Challenge 2018
HANDOUT
Pebalap asal Makassar, Fadli Ananda, kembali naik podium di seri enam kejuaraan Honda Jazz Speed Challenge 2018 yang diselenggarakan di Sirkuit Sentul, Bogor, Minggu (4/11/2018) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pebalap asal Makassar, Fadli Ananda, kembali naik podium di seri enam kejuaraan Honda Jazz Speed Challenge 2018 yang diselenggarakan hari Minggu (4/11/2018) lalu di Sirkuit Sentul, Bogor.

Ini merupakan prestasi ke sekian yang Fadli Ananda raih setelah pebalap yang bernaung di klub Delta Garage ini juga meraih podium juara di seri lima Honda Speed Challenge 2018.

Fadli Ananda mengatakan, keberhasilan yang dia raih di dua seri ini adalah karena konsistensi dan feel dirinya yang telah menyatu dengan mobil.

Hal ini mampu membuatnya bisa memberikan performa yang baik saat balapan berlangsung.

"Perasaan saya seneng bisa dua kali naik podium di seri lalu dan seri ini. Seri lima lalu saya podium ketiga di Honda Jazz Speed Challenge, dan seri keenam ini, saya kembali mengulang keberhasilan tersebut dengan podium yang sama," ujar Fadli Ananda yang sehari-hari berprofesi sebagai dokter kandungan ini.

Sebenarnya, kans untuk naik podium yang lebih tinggi sudah berada dalam genggaman. Fadli Ananda memulai balapan dari posisi kedua di kelas promotion.

Honda Jazz Speed Challenge 2018
Pebalap dari klub Delta Garage, Fadli Ananda, kembali naik podium di seri enam kejuaraan Honda Jazz Speed Challenge 2018 yang diselenggarakan di Sirkuit Sentul, Bogor, Minggu (4/11/2018)

Namun, jam terbang yang dimiliki oleh pebalap muda ini, memang belum bisa maksimal. Terlebih untuk menahan serangan lawan ketika ingin diovertake.

Ia mengaku itu adalah salah satu yang menjadi kelemahannya dalam balapan touring ini.

Baca: Survei LSI: Partai Hanura dan PSI Bersama Empat Partai Lain Diprediksi Tak Lolos Ambang Batas

"Ya itu salah satu kelemahan saya (tidak bisa defense terhadap lawan) karena kurang latihan. Harusnya saya lebih susah untuk diovertake. Jadi salah satu pekerjaan rumah saya adalah melakukan offense dan defense agar lebih kompetitif ketika berada di atas lintasan," imbuh pebalap yang kini bertarung di kelas promotion.

Baca: Pelesir Musim Gugur Danau Ashinoko di Taman Nasional Hutan Hakone, Perfektur Kanagawa

Untuk terus mengasah kemampuan membalap di sirkuit, pebalap berjulukan doctor racer ini pun sering melakukan latihan dengan simulator game yang ada di kediamannya.

Selain untuk melatih reflek, ini juga sebagai sarana ketika ia tidak bisa latihan langsung di sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat.

"Saya di Makassar main simulator. Jadi saya latihan di simulator untuk meningkatkan keterampilan mengemudi saya dalam balapan. Karena untuk latihan di Sentul, itu kan terlalu makan waktu dan jaraknya juga terlalu jauh," ujar Fadli Ananda.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Choirul Arifin
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas