Tribun Otomotif
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Moeldoko Sebut Perpres Mobil Listrik Akan Keluar Awal 2019

Moeldoko menyebutkan Peraturan Presiden mengenai kendaraan listrik akan keluar awal 2019.

Moeldoko Sebut Perpres Mobil Listrik Akan Keluar Awal 2019
Brian Pambudi
Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Moeldoko 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Moeldoko menyebutkan Peraturan Presiden mengenai kendaraan listrik akan keluar awal 2019.

"Untuk Perpres kendaraan listrik itu sedang dalam penyelarasan ya. Dari Kementerian ESDM sudah, Perindustrian (Kemenperin) sudah, sekarang diselaraskan di Kemaritiman," ujar Moeldoko di Kantor BPPT, Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (5/12/2018).

Moeldoko menanggapi apabila Perpres kendaraan listrik lebih cepat daripada target yang ditentukan akan lebih baik.

"Ya targetnya awal 2019, makin cepat makin bagus. Karena sesungguhnya sudah menggeliat cukup kencang di Indonesia mengenai mobil listrik ini," jelasnya.

Moeldoko menjelaskan regulasi terkait Perpres kendaraan listrik menyangkut kesiapan energi oleh Kementerian ESDM, kesiapan perpajakan oleh Kementerian Keuangan, kesiapan industri okeh Kementerian Perindustrian.

Sementara, persiapan mengenai stasiun pengisian listrik, Moeldoko menyebutkan hal itu secara bertahap akan didirikan secara masif.

"Kesiapannya sudah diinisiasi oleh BPPT. Stasiun pengisian listrik akan dimasifkan sesuai tempat yang menjadi prioritas dimana mobil listrik berkumpul," ungkapnya.

"Bisa nanti di stasiun kereta atau mungkin di mall-mall yang nantinya jadi tujuan publik," lanjutnya.

Sebagai tambahan informasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) telah mendirikan dua charging station berteknologi pengisian cepat.

Charging station yang didirikan BPPT tersebut dapat digunakan oleh masyarakat umum sebagai bagian dari sosialisasi akan program percepatan mobil listrik nasional dan juga sebagai bagian uji coba.

Pilot project fast charging station dari BPPT memiliki kapasitas 50 kW dengan kelebihan mampu melakukan pengisian baterai sampai penuh hanya dengan waktu 30 menit.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Brian Priambudi
Editor: Sanusi
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas