Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Hashim: Prabowo Kecewa dengan KPU

Adik kandung Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo menyebut sang kakak sangat kecewa dengan hasil pemilihan umum presiden 2014.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Gusti Sawabi
zoom-in Hashim: Prabowo Kecewa dengan KPU
KOMPAS/WAWAN H PRABOWO
Calon presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato penolakkannya terhadap hasil Pilpres 2014 di Rumah Polonia, Jakarta Timur, Selasa (22/7/2014). Pernyataan sikap tanpa kehadiran calon wakil presiden Hatta Rajasa tersebut merupakan bentuk kekecewaan dari tim pemenangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa terhadap pelaksanaan pilpres yang mereka nilai banyak diwarnai oleh kecurangan. KOMPAS/WAWAN H PRABOWO 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Zulfikar

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Adik kandung Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo menyebut sang kakak sangat kecewa dengan hasil pemilihan umum presiden 2014. Pasalnya, pihaknya menemukan banyak kecurangan dalam proses pemilihan umum presiden 2014.

"Kecewa. Prabowo kecewa juga sama KPU," kata Hashim di hotel Intercontinental, Jakarta Pusat, Rabu (23/7/2014).

Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra itu menuturkan, kekecewaan Prabowo masih dalam tahap wajar. Menurut bos Arsari Group itu pihaknya akan mengikuti jalur dan aturan yang ada.

"Kami kecewa dengan KPU. Padahal kami berhak ajukan pemungutan suara ulang sampai 9 Agustus," ujarnya.

Seperti diberitakan, Prabowo Subianto dalam pidatonya menyikapi hasil pemilihan umum presiden 2014 di Rumah Polonia menyampaikan bahwa kubunya menolak pelaksanan Pilpres 2014.

"Kami menolak pelaksanaan Pilpres 2014 yang cacat hukum dan menarik diri dari proses yang sedang berlangsung," kata Prabowo di Rumah Polonia, Jakarta Timur, Selasa (22/7/2014).

Rekomendasi Untuk Anda

Mantan Danjen Kopassus itu beralasan, pihaknya tak ingin mengorbankan mandat yang telah diberikan oleh rakyat dipermainkan dan diselewengkan. Menurut dia, pihaknya siap menang dan siap kalah dengan cara yang demokratis dan terhormat.

"Untuk itu kepada seluruh rakyat Indonesia yang telah memilih kami, untuk tetap tenang. Karena kami tidak akan diam dan membiarkan hak demokrasi kita dicederai dan dirampas," tuturnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas