Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Upacara Pawintenan

Junjung Kearifan Lokal, Ribuan Siswa Karangasem Bali Lakukan Upacara Pawintenan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karangasem Bali menggelar upacara memohon ilmu pengetahuan atau Pewintenan

Junjung Kearifan Lokal, Ribuan Siswa Karangasem Bali Lakukan Upacara Pawintenan
TRIBUNNEWS.COM/IST
Bupati Karangasem Bali, IGA Mas Sumatri saat merajah lidah salah satu siswa pada upacara Pawintenan bersama salah seorang sulinggih di Taman Budaya Candra Buana Bhuwana Amlapura, Jumat (13/07/2018). TRIBUNNEWS.COM/IST 

Laporan Wartawan Tribunnews,com, Fx Ismanto

TRIBUNNEWS.COM, KARANGASEM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karangasem Bali menggelar upacara memohon ilmu pengetahuan atau Pewintenan kepada siswa baru SMP, SMA dan SMK di Kabupaten Karangasem. Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri, Dirjen Kebudayaan Kemendikbud, Hilmar Farid, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karangasem I Gusti Ngurah Kartika, dan Direktur Urusan Agama Hindu Dirjen Bimas Hindu Kemenag, I Wayan Budha.

Bupati Mas Sumatri secara resmi membuka upacara memohon ilmu pengetahuan atau Pewintenana Bhuwana Amlapura, Jumat (13/07/2018) yag berlangsung di Taman Budaya Candra Buan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karangasem Bali.

Bupati Karangasem Bali, IGA Mas Sumatri.
Bupati Karangasem Bali, IGA Mas Sumatri. (TRIBUNNEWS.COM/IST)

Upacara Pawintenan adalah tradisi yang dilakukan oleh pelajar Hindu di Bali. Upacara ini bertujuan untuk memohon kesehatan jasmani dan rohani agar bisa menerima ilmu pengetahuan. Upacara Pawintenan ini melibatkan 2.000 siswa baru dari SMP, SMA dan SMK di Kabupaten Karangasem.

“Pelaksanaan Pawintenan bagi siswa baru dilandasi oleh nilai ajaran agama Hindu, bahwa memulai mempelajari sesuatu yang baru wajib mohon restu agar senantiasa diberikan petunjuk belajar dengan baik dan berharap ilmu tersebut bermanfaat. Untuk itu yang menjadi landasan bagi pelajar adalah niat dan tata krama yang baik. Sebab ilmu pengetahuan ibarat pisau bermata dua. Bisa jadi bermanfaat ketika berada pada orang yang baik, namun bisa pula menghancurkan keberadaban manusia bila berada pada orang yang jahat. Pelaksanaan Pawintenan dilandasi oleh keinginan agar ilmu pengetahuan berada pada orang yang baik, agar kelak dapat bermanfaat bagi umat manusia,” tutur Bupati Mas Sumatri.

Bupati Mas Sumatri menambahkan peserta yang hadir mencapai 2020 orang siswa. “Pawintenan dilakukan setelah mengikuti masa orientasi pengenalan sekolah. Kegiatan ini tidak hanya dilakukan oleh siswa namun juga oleh para guru agar keduanya siap dalam proses belajar dan mengajar. Pesertanya terdiri dari 7.036 siswa SMP, 3.279 siswa SMA, 2.208 siswa SMK dan dipimpin oleh 9 sulinggih dan 200 pemangku adat, ” ujar Bupati Mas Sumatri.

Bupati Karangasem Bali, IGA Mas Sumatri
.
Bupati Karangasem Bali, IGA Mas Sumatri . (TRIBUNNEWS.COM/IST)

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karangasem I Gusti Ngurah Kartika menyatakan bahwa upacara tesebut bertujuan untuk membersihkan hati dan mempertajam pikiran. “Pertama, dengan pikiran yang tajam siswa akan mampu kebih cepat menyerap ilmu pengetahuan di sekolah. Kedua,untuk membersihkan hati dengan cara memperhalus budi pekerti, berbicara sopan dan berprilaku yang baik. Dengan upacara ini diharapkan siswa akan memiliki kecerdasan intelektual, emosional, spiritual dan sosial sehingga menjadi teladan bagi masyarakat, ” papar Kartika.,

Upacara Pawintenan ini dipuput oleh sembilan Ida Pedanda diantaranya, Pedanda Gede Darma Putra Manuaba dari Gria Kecicang, Ida pedanda Gede Putu Cau, dari Gria Cau Banuarta Karangasem, Ida Pedanda Gede Pidada Punia dari Geria Pidada, Ida Pedanda Gede Kemenuh dari Geria Katon Kemenuh, Pedande Istri Jelantik dari Geria Kemenuh Subagan, Ida Pedanda Jelantik Padang dari Geria Taman Tanjung Budakeling dan Ida Pedanda Gede Jelantik Wanasari dari Geria Jelantik Subagan. Selain itu turut pula dipuput oleh Ida Pedande Gede Kerta Yoga dari Geria Panji Budakeling dan Pedanda Gede Wayan Demung dari Geria Demung Budakeling.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: FX Ismanto
  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas