Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Sampoerna Academy, Sekolah Bertaraf Internasional Berdasarkan Nilai-nilai Lokal

Sampoerna Academy meresmikan sekolah di kawasan BSD Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), pada Sabtu (8/9/2018).

Sampoerna Academy, Sekolah Bertaraf Internasional Berdasarkan Nilai-nilai Lokal
ISTIMEWA
Sampoerna Academy meresmikan sekolah barunya di kawasan BSD Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), pada Sabtu (8/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Sampoerna Academy meresmikan sekolah di kawasan BSD Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), pada Sabtu (8/9/2018).

Direktur Sampoerna Academy, Mustava Guvercin, bersama sang kepala sekolah Beatrice da Roza, salah satu orang tua murid yang juga artis papan atas, Gisella Anastasia, dan sejumlah murid sekolah dasar Sampoerna Academy, mereka menekan tombol dan menurunkan tirai, sebagai tanda peresmian.

BSD Campus yang berada di Jalan Raya Serpong, BSD, CBD Lot II-2, Serpong, Tangsel, ini dibangun di tanah seluas 6.300 meter persegi.

Baca: Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka Sebentar Lagi, Ini Persyaratan Tenaga Honorer K2

Pada tahun 2018-2019, Sampoerna Academy membuka pendaftaran untuk playgroup, pre-school, atau TK, elementary school atau SD, middle school atau SMP, dan high school atau setingkat SMA.

Pada sambutannya, Mustava Guvercin menegaskan kurikulum STEAM yang menjadi kurikulum utama di Sampoerna Academy.

"Kami Senang dengan dibukanya sekolah baru kami di Bumi Serpong Damai, Tangerang Selatan. Sampoerna Academy menawarkan pendidikan bertaraf internasional yang didasarkan pada nilai-nilai moral dan budaya Indonesia."

Baca: Meski Cuma Tampil di TV Selama 15 Menit, Lee Min Ho Terima Bayaran Capai Milyaran!

"Sementara itu, metode pembelajaran kami berpusat pada murid dengan fokus pada science, technology, engineering arts and mathematics (STEAM)," paparnya menggunakan bahasa Inggris.

Ia juga mengatakan STEAM berbeda dengan sistem pendidikan yang lama, yakni STEM, tanpa arts.

Adanya unsur Arts atdau seni, membuat para siswa menjadi individu yang percaya diri, kreatif, inisiatif dan penuh inovatif.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Samuel Febrianto
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas