Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pilpres 2019

Kubu Jokowi Bersyukur Laporan Iklan Rekening Dana Kampanye Jokowi-Ma'ruf Tidak Dilanjutkan

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto pun bersyukur tidak dilanjutkannya pelaporan iklan rekening dana kampanye.

Kubu Jokowi Bersyukur Laporan Iklan Rekening Dana Kampanye Jokowi-Ma'ruf Tidak Dilanjutkan
Tribunnews.com/ Vincentius Jyestha
Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf, Hasto Kristiyanto di kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (7/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Proses laporan iklan rekening dana kampanye pasangan calon nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin tidak dilanjutkan Badan Pengawas Pemilu RI (Bawaslu RI) ke proses hukum.

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto pun bersyukur atas selesainya kasus tersebut.

Ia menegaskan sejak awal iklan tersebut bukan diperuntukkan sebagai ajang kampanye.

Baca: Jokowi Serukan Hijrah dari Ketertinggalan Di Hadapan Caleg Partai Hanura

"Alhamdulillah. Sejak awal kami memang punya keyakinan niat kami baik, niat kami bukan kampanye," ujar Hasto, di kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (7/11/2018).

Ia menjelaskan iklan rekening dana kampanye tersebut merupakan cara kubunya melakukan transparansi.

Diharapkan, kata dia, dengan cara tersebut pihaknya dapat membantu penyelenggara pemilu dalam mengawasi keuangan paslon nomor urut 01.

Baca: Jokowi Minta Bantuan Caleg Hanura Luruskan Tudingan Antek Asing Terhadap Dirinya

Selain itu, publik juga bisa menilai dan melihat secara langsung.

"Niat kami membantu KPU, membantu Bawaslu agar kualitas demokrasi bisa lebih baik dengan cara meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dana kampanye," kata pria kelahiran Yogyakarta itu.

Lebih lanjut, Hasto sempat menyinggung bahwa kubu sebelah tidak perlu meributkan hal ini terlalu jauh.

Baca: Oesman Sapta Odang Sebut Elektabilitas Jokowi-Maruf Mencapai 79 Persen

Karena, kasus ini pun telah diproses sesuai ketentuan yang berlaku. Hasto sendiri justru menyarankan agar paslon nomor urut 02 turut membuat iklan serupa.

"Dan tim Prabowo juga daripada gugat-gugat kami lebih baik mereka mengiklankan yang sama itu lebih positif dalam demokrasi," katanya.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...

Berita Terkait :#Pilpres 2019

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas