Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pilpres 2019

Minta Maaf, Prabowo Berusaha Berikan Teladan Terkait Adab Yang Tinggi

Karena Dahnil Simanjuntak mengatakan, mantan Danjen Kopassus memahami betul ada upaya mendorong keakraban dan candaan Prabowo menjadi isu primordialis

Minta Maaf, Prabowo Berusaha Berikan Teladan Terkait Adab Yang Tinggi
Twitter/ @Dahnilanzar
Koordinator juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto ingin memberikan teladan adab yang tinggi melalui cara permintaan maafnya terkait pidato 'tampang Boyolali' yang menuai kontroversi.

Demikian disampaikan koordinator Juru bicara Prabowo-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak, kepada Tribunnews.com, Rabu (7/11/2018).

Karena Dahnil Simanjuntak mengatakan, mantan Danjen Kopassus memahami betul ada upaya mendorong keakraban dan candaan Prabowo menjadi isu primordialisme.

"Beliau paham betul bahwa ada sekelompok orang terutama Bupati Boyolali yang menyeret isu keakraban dan candaan Pak Prabowo menjadi isu primordialisme," ujar Dahnil Simanjuntak.

"Bahkan memaki beliau dengan cara yang tak pantas, bahkan melanggar UU dengan dugaan mengerahkan ASN untuk ikut berdemo," jelas Dahnil Simanjuntak.

Nah, imbuh dia, cara-cara berpolitik seperti ini jauh dari keadaban.

Melalui permintaan maaf itu, dia menilai, Prabowo ingin menghentikan laku politik tuna adab yang mereka tunjukkan itu.

"Caranya ya minta maaf saja, kan dalam setiap pidato fatsoen pidato kita kan selalu ditutup dengan kata-kata "mohon maaf apabila ada kata-kata yang tidak berkenan" itu cermin adab yang tinggi."

"Jadi, pak Prabowo berusaha memberikan teladan terkait dengan adab yang tinggi tersebut," tegasnya.

Melaui vlog bersama kordinator Juru bicara Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak, Prabowo menyampaikan permintaan maaf apabila ada yang tersinggung dengan pidatonya tersebut.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...

Berita Terkait :#Pilpres 2019

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas