Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pilpres 2019

Dahnil Senang Yusril Gabung Jokowi, tapi Klaim Ulama Dukung Prabowo-Sandi

Ijtima Ulama yang menyatakan mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Pemilihan Presiden 2019 mendatang.

Dahnil Senang Yusril Gabung Jokowi, tapi Klaim Ulama Dukung Prabowo-Sandi
Tribunnews.com/Fitri Wulandari
Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Simanjuntak bonceng Menteri ESDM RI Ignasius Jonan saat hendak berangkat dari Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (17/9/2017). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Koordinator Juru bicara Prabowo-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak menyatakan rasa senang Yusril Ihza Mahendra bergabung dalam kubu Jokowi-Maruf.

"Kami senang sekali akhirnya Pak Yusril bergabung dengan Jokowi," katanya kepada Tribunnews.com, Kamis (8/11/2018).

Hanya, dia tiba-tiba melanjutkan bila sebagian besar ulama mendukung Prabowo-Sandi. 

Lebih jauh Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah itu menyinggung komentar Yusril yang menyebut Capres Nomor urutu 02 tak pernah merespons 'draf aliansi' ulama.

Ijtima ulama, jelas Dahnil, sudah menyatakan dukungan kepada pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Pemilihan Presiden 2019 mendatang.

Prabowo pun menurut Dahnil Simanjuntak menyejutui dan menandatangai pakta integritas yang diajukan Ijtima Ulama.

Baca: Unggah Video Bersama Dahnil Anzar Jawab soal Tampang Boyolali, Prabowo: Saya Tampang Bojong Koneng

"Ijtima Ulama mendaulat Pak Prabowo sebagai calon Presiden dan beliau menandatangani dan setuju semua draft yang diajukan, termasuk untuk melindungi semua warga negara Indonesia untuk hidup saling merawat toleransi," terangnya.

Semua Prabowo respon dengan baik usulan ulama, menurut Dahnil Simanjuntak. "Jadi bagian mana yang tidak direspon,"tanya Dahnil Simanjuntak.

"Apakah bagian permintaan Pak Yusril? Atau bagian mana?" tanyanya lebih lanjut.

Sebelumnya Yusril mengeluhkan format koalisi yang tidak jelas dibangun oleh kubu Prabowo-Sandi. Keluhan tersebut kemudian disampaikan kepada Riziek Shihab.

Sejumlah ulama kemudian menyusun draft format koalisi yang kemudian diserahkan kepada Prabowo-Sandi. Namun hingga kini draft tersebut tidak direspon. 

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Fajar Anjungroso
  Loading comments...

Berita Terkait :#Pilpres 2019

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas