Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pilpres 2019

Politikus PSI Ragukan Resep Ekonomi Prabowo

PSI meragukan kemampuan Prabowo-Sandi untuk menawarkan solusi bagi tantangan-tantangan ekonomi Indonesia lima tahun ke depan.

Politikus PSI Ragukan Resep Ekonomi Prabowo
Twitter/@khairulalpacer
Prabowo Subianto 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) meragukan kemampuan Prabowo-Sandi untuk menawarkan solusi bagi tantangan-tantangan ekonomi Indonesia lima tahun ke depan.

Pasalnya, pernyataan Prabowo dan juru bicaranya sering tak masuk akal.

"Dalam pidato, Prabowo janji tak impor BBM (Bahan Bakar Minyak) misalnya. Gimana caranya dalam lima tahun Indonesia swasembada energi? Kita impor BBM 700 ribu barel per hari loh" ujar Yurgen Alifia Sutarno, caleg PSI melalui keterangan tertulis, Kamis (8/11/2018).

Yurgen menegaskan ada dua opsi untuk merealisasikan skenario Prabowo.

Pertama, Pertamina harus menaikkan lifting minyak bumi.

Sejak 2010 lifting minyak terus turun dari 945 ribu barel per hari menjadi 750 ribu barel per hari.

Baca: Kubu Prabowo Kembali Pertanyakan Kebijakan Impor Pemerintah

Padahal kebutuhan dalam negeri mencapai sekitar 1.3 juta barel per hari.

"Ini dikarenakan kapasitas sumur yang sudah tua. Eksplorasi juga mahal, butuh waktu lama dan banyak tantangan teknis. Tidak mudah dilakukan hanya dalam rentang lima tahun" ucap Yurgen.

Baca: Bergaji Rp 50 Juta hingga Kerap Alami Turbulensi, Begini Kisah Pilot Cantik Athira Farina

Opsi kedua menurutnya lebih sulit lagi yaitu mendorong masyarakat menggunakan kendaraan listrik untuk menekan konsumsi BBM.

"Apa iya dalam lima tahun bisa mengkonversi puluhan juta kendaraan berbahan bakar minyak ke gas atau listrik misalnya? Atau apa sebenarnya solusinya? Coba realistis sedikit lah," katanya.

Yurgen juga mengaku kecewa dengan pernyataan-pernyataan yang dilontarkan sejumlah jubir Prabowo-Sandi terkait isu ekonomi.

Sebelumnya, Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto berjanji tidak akan impor barang atau kebutuhan apapun dari luar negeri apabila terpilih menjadi presiden pada Pemilu 2019 mendatang.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: chaerul umam
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...

Berita Terkait :#Pilpres 2019

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas