Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Bahasa Soal Bendera Habib Rizieq, Novel Bamukmin Emosi, Tuding Guntur Romli Bikin Gaduh

Politisi PSI, Guntur Romli terlibat debat panas dengan Ketua Media Center PA 212, Novel Bamukmin soal bendera di rumah Habib Rizieq

Bahasa Soal Bendera Habib Rizieq, Novel Bamukmin Emosi, Tuding Guntur Romli Bikin Gaduh
Kolase/Kompas.com
Habib Rizieq Shihab, Novel Bamukmin, dan Guntur Romli 

Politisi PSI, Guntur Romli terlibat debat panas dengan Ketua Media Center PA 212, Novel Bamukmin soal bendera di rumah Habib Rizieq

TRIBUNNEWS.COM -- Politisi dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Guntur Romli, terlibat debat panas dengan Ketua Media Center PA 212 Novel Bamukmin.

Debat panas antara Guntur Romli dan Novel Bamukmin itu terjadi di acara Apa Kabar Indonesia Pagi, Jumat (9/11/2018).

Tampak dari pihak Guntur Romli dan Novel Bakumnin saling serang bahkan saling menantang soal pernyataan masing-masing.

Pembahasan yang membuat debat pagi itu menjadi panas yakni soal bendera di rumah Habib Rizieq Shihab.

Bahkan, kedua host acara tampak kesulitan untuk melerai keduanya hingga acara berakhir.

Mengawali dialog tersebut, Novel Bakumnin mengatakan, berdasarkan informasi yang masuk ke media center, saat ini Habib Rizieq Shihab sudah bebas.

"Beliau sehat dan sudah ada di rumah, cuma pernah dimintai keterangan sebentar saja, tidak sampai 24 jam, berdasarkan keterangan diburulah penyebar fitnah tersebut," jelasnya dikutip dari YouTube Talkshow tvOne, Jumat (9/11/2018).

Novel Bakumnin juga menjelaskan, bahwa bendera tauhid di Arab Saudi sebenarnya tidak dipermasalahkan.

Ia juga menduga bahwa pelaku yang menempel bendera di rumah Habib Rizieq Shihab adalah pihak yang ia sebut kecebong.

"Karena kecebong ini membuat itu, saya rasa intelejen yang nggak berpengalaman, yang nggak berhasil masang bendera, bendera tauhid itu pakai tiang," jelasnya.

BACA SELENGKAPNYA =====>>>

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: widi henaldi
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas