Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pilpres 2019

Jubir Jokowi Sebut Istilah Politik Genderuwo Tak Ditujukan ke Kelompok Tertentu

Ace Hasan mengatakan istilah itu dialamatkan kepada politisi yang gemar menebar ketakutan dan pesimisme saat kampanye

Jubir Jokowi Sebut Istilah Politik Genderuwo Tak Ditujukan ke Kelompok Tertentu
Fransiskus Adhiyuda/Tribunnews.com
Ace Hasan Syadzily 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kubu Jokowi-Maruf Amin menilai penyebutan "Politik Genderuwo" ditujukan tidak hanya ke kelompok tertentu.

Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily mengatakan, istilah itu dialamatkan kepada politisi yang gemar menebar ketakutan dan pesimisme saat kampanye.

Baca: Jubir Prabowo: Ini kan Era Milenial, Masa Masih Saja Bawa-bawa Genderuwo?

"Saya kira pernyataan ini tidak hanya kepada kelompok tertentu, tetapi kepada siapa saja pihak terutama para politisi yang selalu melontarkan pandangan-pandangan dan narasi yang pesimistik, ketakutan dan ketidakpastian," kata Ace melalui pesan singkat, Jumat (9/11/2018).

Padahal, menurut Ace, saat ini kondisi ekonomi Indonesia kian membaik. Ia mencontohkan penguatan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat sebagai buktinya.

Demikian pula dengan inflasi yang menurut Ace masih bisa dikendalikan sehingga harga kebutuhan pokok terjangkau.

"Saat ini dollar Amerika sudah mulai menjinak ke kisaran Rp 14.600. yang kemarin menembus Rp 15.000. Angka inflasi yang masih dapat dikendalikan," kata Ace.

"Jadi, Pemerintah diam-diam bekerja dengan sungguh-sungguh dalam menghadapi tekanan ekonomi pasar," lanjut dia.

Diberitakan, setelah sebelumnya sempat menyindir politikus yang tak beretika dengan sebutan "sontoloyo", Presiden Joko Widodo melontarkan sebutan "genderuwo".

Sebutan itu disematkan Jokowi untuk para politikus yang tidak beretika baik dan kerap menyebarkan propaganda untuk menakut-nakuti masyarakat.

Pasalnya, lanjut Jokowi, pada tahun politik seperti saat ini, banyak politikus yang pandai memengaruhi.

Baca: Jokowi Harap Politik Beri Rasa Kegembiraan dalam Pesta Demokrasi di Indonesia

"Yang tidak pakai etika politik yang baik. Tidak pakai sopan santun politik yang baik. Coba kita lihat politik dengan propaganda menakutkan, membuat ketakutan, kekhawatiran," kata Jokowi saat membagikan 3.000 sertifikat tanah di GOR Tri Sanja, Kabupaten Tegal, Jumat (9/11/2018).

Tak hanya itu, menurut Jokowi, setelah menakut-nakuti rakyat, para politikus itu kerap membuat sebuah ketidakpastian dan menggiring masyarakat menuju ketakutan.

Penulis : Rakhmat Nur Hakim

Berita ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Jubir Jokowi Sebut Istilah "Politik Genderuwo" Ditujukan ke Semua Pihak

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...

Berita Terkait :#Pilpres 2019

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas