Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pilpres 2019

Demokrat Beri Alasan Kenapa SBY Tak Singgung Menangkan Prabowo-Sandi Saat Pembekalan Caleg

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak menyinggung soal memenangkan Prabowo-Sandi

Demokrat Beri Alasan Kenapa SBY Tak Singgung Menangkan Prabowo-Sandi Saat Pembekalan Caleg
Seno Tri Sulistiyono/Tribunnews.com
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -‎ Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak menyinggung soal memenangkan Prabowo-Sandi, saat pembekalan caleg partai berlambang bintang Mercy tersebut.

Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan mengatakan, acara hari ini fokus pada pembekalan calon anggota legislatif (caleg) dari Partai Demokrat, bukan urusan pemilihan presiden (Pilpres) 2019.

"Apa yang kami lakukan sekarang adalah pada calegnya, berjuanglah penuh untuk calegnya, urusan Pilpres, urusan DPP, karena itu masuk di badan nasional pemenangan, jadi kita bedakan," kata Hinca di Jakarta, Sabtu (10/11/2018).

Menurut Hinca, dukungan Demokrat untuk pasangan nomor urut dua Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, tidak perlu diragukan lagi oleh semua pihak.

Baca: Soal Hal Ini, Kiai Maruf Sepakat dengan SBY

"Sikap Partai Demokrat sejak awal jelas, tanda tangan saya dan pak SBY, dukungan kami jelas ke Prabowo-Sandi, sudah didaftar di KPU," ucap Hinca.

Hinca menjelaskan, caleg dari Demokrat sekarang berjumlah 573 orang yang tersebar di 80 daerah pemilihan, dimana semuanya fokus bekerja keras untuk merebut suara sebanyak mungkin.

"80 dapil fokus semua, orang kami semua ngisi, jadi 573 caleg, semuanya bekerja keras," kata Hinca.

Dalam pidato SBY dalam pembekalan caleg, dirinya meminta semua caleg bekerja keras karena tantangan semakin berat dalam menghadapi kontestasi pemilu 2019.

Menurut SBY, partai politik yang diuntungkan pada pemilu tahun depan yaitu PDIP dengan sosok capres Joko Widodo dan Gerindra dengan sosok Prabowo Subianto.

‎"Suara kedua partai politik itu meningkat tajam, sebaliknya partai politik yang tidak punya capres dan cawapres suaranya menurun, anjlok, itu realitas," ucap SBY.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...

Berita Terkait :#Pilpres 2019

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas