Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pilpres 2019

Pengamat Nilai Sandiaga Uno Tak Elok Mendebat Ulama

Hendri mengatakan, supaya debat menjadi lebih fair dan seimbang, Maruf Amin harus rela melepaskan baju dan atribut Ulamanya.

Pengamat Nilai Sandiaga Uno Tak Elok Mendebat Ulama
Rina Ayu/Tribunnews.com
Pengamat Politik Hendri Satrio yang ditemui di diskusi di Menteng, Selasa (4/12/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat Komunikasi Politik Hendri Satrio memprediksi debat ketiga yang berlangsung antara Cawapres nomor urut 01, KH Maruf Amin dengan Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno berlangsung tidak seimbang.

Sebab, Hendri menilai, melekatnya baju ulama pada Cawapres Maruf Amin.

"Karena bagaimana pun baju ulama itu melekat pada Cawapres 01 meski beliau adalah juga politisi yang saat ini sebagai Cawapres. Pak Sandi suka tidak suka serba salah entah berhadapan dengan ulama yang harus dia hormati dan bahkan tidak elok untuk didebat tetapi di sisi lain juga Cawapres yang harus dia debatkan gagasan-gagasannya. Ini serba salah jadinya," kata Hendri kepada wartawan di Jakarta, Jumat (15/3/2019).

Hendri mengatakan, supaya debat menjadi lebih fair dan seimbang, Maruf Amin harus rela melepaskan baju dan atribut Ulamanya.

"Artinya beliau tampil saja sebagai seorang politisi yang adalah Cawapres tanpa baju ulama. Ini menurut saya akan lebih mantap dan seimbang," papar Hendri.

Pak Sandi juga tidak merasa serba salah dan debat akan berlangsung dengan seru serta masyarakat mendapatkan manfaat karena ada tarung gagasan di sana," tambahnya.

Sementara, Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi Andre Rosiade menegaskan pihaknya tidak melihat ada persoalan dengan status atau baju ulama pada Maruf Amin.

Andre menyebut, Ma'ruf selain sebagai ulama, adalah seorang politikus ulung yang telah berpengalaman di tingkat legislatif.

Baca: Soal Ucapan Habib Bahar bin Smith kepada Jokowi, Begini Tanggapan Polri

"Jangan lupa beliau adalah politisi ulung. Pernah jadi anggota DPRD, DPR RI, Wantimpres dan kini Cawapres. Kalau beliau bukan politisi tidak mungkin bisa menduduki jabatan tersebut. Jadi kami pastikan Pa Sandi tidak merasa ada beban karena yang dia hadapi adalah seorang politisi senior," jelas Andre.

Diketahui debat ketiga akan digelar pada 17 Maret 2019. KPU berencana menggelar debat ketiga itu di Hotel Sultan, Jakarta Pusat.

Debat ketiga akan menghadirkan dua cawapres, yakni Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno.

Tema debat cawapres ini adalah pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial dan budaya.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...

Berita Terkait :#Pilpres 2019

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas