Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pilpres 2019

Mencoblos di Rutan, Ini Harapan Roro Fitria untuk Calon Presiden Terpilih

Roro mencoblos di balik bilik suara TP3 193 Rutan Pondok Bambu sekira pukul 10.00 WIB.

Mencoblos di Rutan, Ini Harapan Roro Fitria untuk Calon Presiden Terpilih
TRIBUNNEWS.COM/RIA ANASTASIA
Artis Roro Fitria menggunakan hak suaranya dalam pesta demokrasi Pemilu 2019 di Rumah Tahanan Kelas II A Pondok Bambu, Jakarta Timur, Rabu (17/4/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Artis Roro Fitria menggunakan hak suaranya pada Pilpres dan Pileg 2019 di Rumah Tahanan Kelas II A Pondok Bambu, Jakarta Timur, Rabu (17/4/2019).

Roro mencoblos di balik bilik suara TP3 193 Rutan Pondok Bambu sekira pukul 10.00 WIB. Sayangnya, Roro langsung kembali ke bui dan tak sempat berbincang dengan awak media.

"Aku masuk lagi ya. Assalammualaikum," ucap Roro sambil tersenyum.

Awak media baru bisa menghubungi Roro lewat sambungan telepon. Dia mengaku senang masih diberi kesempatan menggunakan hak suara pada pemilu kali ini.

Baca: Hasil Quick Count Pilpres 2019 Live Trans 7 Terkini, KedaiKOPI: Jokowi 52,85, Prabowo 44,87 Persen

"Ada bahagianya saya bisa ikut berpartisipasi menyalurkan hak suara saya. Saya juga sedih pemilu tahun ini ada di dalam penjara, jauh dari keluarga, jauh dari pengacara, dan sahabat," ucap wanita yang akrab disapa Nyai ini.

"Namun saya tetap harus sabar dan masih berikhtiar," tambahnya.

Tersangka kasus narkotika itu berharap calon presiden yang terpilih bisa mengedepankan kepentingan rakyat, mengedepankan hukum dan menegakkan keadilan.

Baca: Alasan Titiek Soeharto Yakin Prabowo-Sandiaga Menang di Pilpres 2019

"Semoga ke depannya presiden yang terpilih lebih bisa mengedepankan kepentingan rakyat, dan juga khususnya karena saya sekarang jadi tahanan. Jadi bisa dipertimbangkan lagi hukuman-hukuman lebih diberikan keadilan," jelasnya.

Roro pun menyayangkan dirinya sebagai penyalahguna narkoba justru dijebloskan ke penjara dibandingkan direhabilitasi.

"Saya hanya sebagai pemakai tapi saya malah dimasukkan ke dalam jeruji besi bukannya direhab. Jadi saya pengen Presiden terpilih yang baru bisa lebih adil masalah hukum," pungkasnya.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Ria anatasia
Editor: Sanusi
  Loading comments...

Berita Terkait :#Pilpres 2019

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas