Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pilpres 2019

SEDANG BERLANGSUNG Streaming Trans 7 Mata Najwa Edisi Spesial Pemilu 2019 'Suara Penentu'

Saksikan Live Streaming Trans7 Mata Najwa edisi spesial Pemilu 2019 yang sedang tayang saat ini sejak pukul 17.00 WIB.

SEDANG BERLANGSUNG Streaming Trans 7 Mata Najwa Edisi Spesial Pemilu 2019 'Suara Penentu'
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Saksikan Live Streaming Trans7 Mata Najwa edisi spesial Pemilu 2019 yang sedang tayang saat ini sejak pukul 17.00 WIB. 

TRIBUNNEWS.COM - Saksikan Live Streaming Trans7 Mata Najwa edisi spesial Pemilu 2019 yang sedang tayang saat ini sejak pukul 17.00 WIB.

Live Streaming Trans7 Mata Najwa tayang sejak sore ini, Rabu (17/4/2019) mulai pukul 17.00 WIB.

Live Streaming Trans7 Mata Najwa edisi spesial Pemilu 2019 kali ini mengangkat tema "Suara Penentu".

(Link Live Streaming Trans7 Mata Najwa tersedia di bagian akhir berita.)

Mengutip dari Instagram @matanajwa, acara Mata Najwa kali ini bakal dimeriahkan penyanyi Ari Lasso dan grup band KotaK.

Baca: Daftar Lengkap Hasil Quick Count Cyrus Network di Propinsi: Jokowi Kuasai Jawa, Prabowo di Sumatera

Baca: Hasil Quick Coun/Hitung Cepat Litbang Kompas, 9 Partai Politik Lolos ke Parlemen, PSI Belum Lolos

Dalam cuplikan video yang diunggah ke Instagram, tampak pula dua tokoh yang berbeda pilihan duduk bareng.

Pertama, politikus PKS Mardani Ali Sera dan politikus Partai Golkar Meutya Hafid.

Kedua, calon wakil presiden Maruf Amin dan Sandiaga Uno.

Empat tokoh tersebut memberikan testimoni tentang persamaan di balik perbedaan.

Baca: Hasil Quick Count Jokowi-Amin Lebih Unggul, BPN Prabowo Minta Pendukung Tetap Tenang

Baca: Update Quick Count Litbang Kompas: PDIP Raih 21,77 Persen Suara, PKPI Hanya 0,21 Persen Suara

Baca: Hasil Quick Count CSIS dan Cyrus Berdasarkan Provinsi: Jokowi Unggul di Jatim, Jateng, DIY, dan DKI

Baca: Bingung Bedakan Exit Poll dengan Quick Count di Pilpres? Baca Ulasan Berikut

"Episode demi episode #MataNajwa, sebagian besar tak lepas dari urusan politik. Pun dalam kontestasi pemilu 2019, Mata Najwa konsisten mengawal hingga babak final.

Tak melulu soal capres-cawapres yang jelas selalu jadi perbincangan di masyarakat. Namun juga cerita-cerita mereka para tokoh, selebritis, mereka yang tak bermodal dan tak terkenal, anak-anak muda yang bertekad untuk jadi wakil rakyat.

Selain itu juga isu-isu sensitif yang penting untuk diangkat. Bukan untuk mengadu antar kubu, tapi untuk kepentingan publik agar punya perspektif dari segala sisi.

Lewat momen perayaan pesta demokrasi ini, #MataNajwa mengajak publik untuk kembali memahami bahwa demokrasi memuat nilai-nilai yang harus dijaga bersama. Berkompetisi untuk menang dalam pemilihan umum merupakan hal yang pasti, tapi tetap harus menjaga martabat masing-masing dengan saling menghormati.

Dengan pikiran terbuka, yang menang dan yang kalah bersatu untuk Indonesia 5 tahun ke depan.
#MataNajwa spesial pemilu, "Suara Penentu". LIVE 17.00 WIB @officialTRANS7 dan LIVE STREAMING di www.narasi.tv.," tulis akun @matanajwa.

Adu Debat soal People Power

Beberapa waktu lalu Mata Najwa mempertemukan perwakilan Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko WIdodo (Jokowi) dan Maruf Amin serta Badan Pemenangan Nasonal (BPN) Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Kedua tim tersebut adu debat terkait pernyataan Amien Rais soal People Power.

Tanggapan diberikan dalam acara Mata Najwa bertema "Debat Usai Debat" yang disiarkan langsung di Trans7 pada Rabu (3/4/2019) malam.

Sebelumnya,Anggota Dewan Penasihat BPN Prabowo-Sandiaga, Amien Rais menyebut akan menggunakan kekuatan massa atau People Power bila ada kecurangan dalam Pemilu 2019.

Amien Rais beralasan lebih mengandalkan People Power ketimbang membawanya ke Mahkamah Konstitusi (MK) karena tidak ada gunanya.

"Kalau nanti terjadi kecurangan, kita enggak akan ke MK. Enggak ada gunanya, tapi kita people power. People power sah!" ucap Amien Rais di Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (31/3/2019).

People Power, menurut Amien Rais, ialah kekuatan massa tanpa kekerasan, melainkan, pergerakan massa secara halus.

"Bukan revolusi, kalau revolusi ada pertumpahan darah. Ini tanpa sedikit pun darah tercecer, people power akan digunakan," tuturnya.

Baca: Komentari Hasil Quick Count Pilpres 2019, Adian Napitupulu: Yuk Kerja Keras Lagi Membangun RI!

Baca: Hasil Quick Count Parpol 2019 TERBARU: PDIP Unggul Sementara di Pileg 2019 Versi 3 Lembaga Survei

BPN mendukung people power

Lalu dalam acara Mata Najwa, kedua kubu paslon diminta memberikan tanggapan mengenai topik bahasan kecurangan dalam proses Pilpres.

Juru Bicara BPN, Jansen Sitindaon, mengatakan, MK bukanlah Mahkamah Konstitusi melainkan Mahkamah Kalkulator.

"MK sekarang kewenangan sebatas menangani sengketa perkara. Makanya ada yang bilang, MK itu Mahkamah Kalkulator. Pak Amien benar (soal people power)," ucap Jansen.

Jansen pun meminta kepada semua lembaga terkait Pemilu agar melaksanakan pesta demokrasi dengan netral tanpa keberpihakan.

Jubir BPN lainnya, Faldo Maldini menambahkan, people power di bawah konstitusi.

"People Power ini di bawah konstitusi. Kalau orang otoriter itu inginnya orang tidak punya power. Bang Budiman waktu itu dipenjara kalau tidak ada people power tidak bisa keluar," kata Faldo.

Baca: Jokowi Unggul Sementara di 8 Quick Count Dibanding Prabowo, Wirang Birawa Singgung Fitnah & Firasat

Baca: Megawati Ucapkan Terima Kasih Kepada Prabowo Arahkan Pendukungnya Jangan Terprovokasi

TKN sebut people power sebagai perpecahan

Menanggapi soal people power, Wakil Sekretaris TKN, Raja Juli Antono, menganggap bahwa kubu 02 membangun narasi soal kecurangan dalam Pemilu.

"Banyak narasi yang dibangun seolah-olah Pak @prabowo kalau kalah karena kecurangan, ini bahaya karena orang bisa gak percaya pada KPU dan Bawaslu,"ujar Raja Juli.

Ditambahkan pula oleh Jubir TKN, Budiman Sudjatmiko, bahwa membawa people power akan membawa perpecahan kepada publik.

"Amien Rais 2019 adalah Amien yang ingin 'survive' dalam politik," paparnya.

"Jangan membawa kata 'People Power' pada subversi dan makar pada demokrasi ini membawa perpecahan kepada publik. Anda siap? Maka kita siap," tegasnya.

Live Streaming Trans7 Mata Najwa

Berikut link Live Streaming Trans7 Mata Najwa bertema Suara Penentu yang tayang Rabu (17/4/2019) mulai jam 17.00 WIB:

LINK 1

LINK 2

LINK 3

(TribunKaltim.co/Syaiful Syafar)

Artikel ini telah tayang di tribunkaltim.co dengan judul Live Streaming Trans7 Mata Najwa 'Suara Penentu' Hari Ini Jam 17.00 WIB.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Fitriana Andriyani
Sumber: Tribun Kaltim
  Loading comments...

Berita Terkait :#Pilpres 2019

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas