Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

11 TPS di Apartemen Kalibata City Menangkan Jokowi-Ma'ruf

Di kompleks Apartemen Kalibata City ada 11 TPS yang tersebar di lima tower yakni Tower Herbras, Tower Kemuning, Sakura, Lotus dan Jasmine.

11 TPS di Apartemen Kalibata City Menangkan Jokowi-Ma'ruf
Kompas.com
Apartemen Kalibata City 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pasangan capres dan cawapres 01, Jokoowi-Ma'ruf mengungguli capres-cawapres 02, Prabowo-Sandiaga di semua TPS yang ada di Apartemen Kalibata City.

Di kompleks Apartemen Kalibata City ada 11 TPS yang tersebar di lima tower yakni Tower Herbras, Tower Kemuning, Tower Sakura, Tower Lotus, Towet Jasmine.

Pantauan Tribunnews.com, di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019) proses perhitungan suara mulai dilakukan di tiap TPS Kalibata City sejak sore sekitar pukul 15.00 WIB dan baru selesai sekira pukul 23.00 WIB.

Insiden sempat terjadi yang melibatkan beberapa pemilih dan panitia pemungutan suara. Mereka protes karena tidak bisa mencoblos akibat tidak memiliki A5 dan tak memiliki KTP berdomisili sesuai TPS. 

Baca: Situng Baru Milik KPU Dapat Diketahui Hasilnya Kamis Besok

Rentetan keributan yang tampak dari pantauan Tribunnews yakni ketika seorang pemilih perempuan bernama Isty Firnasari mengaku telah mencoblos tanpa menggunakan A5.

Dia mengaku bisa memakai e-KTP domisili Palu, Sulteng di TPS 68. Hal itu memicu protes beberapa warga yang tidak bisa mencoblos.

Baca: Komisoner KPU: Hasil dari Lembaga Survei Seharusnya Dapat Dipertanggungjawabkan.

Bawaslu kota Jakarta Selatan merekomendasikan dilakukan pemungutan suara ulang (PSU) di TPS 68 dengan jumlah DPT yang sama.

Namun, KPPS TPS 68 memutuskan tetap menjalani perhitungan suara pada malam harinya dengan alasan belum ada rekomendasi tertulis dari Bawaslu kota Jakarta Selatan.

Beberapa TPS lainnya, proses perhitungan suara untuk Pemilu presiden menjadi lama, karena ada warga yang salah memasukkan surat suara presiden ke kotak suara lainnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Reza Deni
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas