Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

KPU Ungkap Berbagai Alasan Keterlambatan Pengiriman Logistik ke Wilayah Papua

KPU menyatakan, pemungutan suara susulan akan dilangsungkan setelah logistik pemilu sampai di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

KPU Ungkap Berbagai Alasan Keterlambatan Pengiriman Logistik ke Wilayah Papua
TRIBUNNEWS.COM/DANANG TRIATMOJO
Komisioner KPU RI Hasyim Asyari 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Hasyim Asyari mengungkapkan sejumlah alasan mengapa logistik pemilu terlambat diantarkan ke sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Provinsi Papua.

Keterlambatan tersebut membuat calon pemilih tidak dapat melakukan pemungutan suara pada Rabu (17/4/2019).

"Terutama di daerah pegunungan, terkendala karena cuaca sehingga logistik yang sudah disiapkan didorong maupun menggunakan pesawat baik pesawat biasa maupun heli, terkendala belum bisa diterbangkan, posisi logistik sudah siap," kata Hasyim, ditemui di Hotel Ritz Carlton, Rabu (17/4/2019).

Selain di daerah pegunungan, kata dia, keterlambatan logistik juga terjadi di Kota Jayapura, Papua. Menurut dia, keterlambatan itu terjadi karena pencetakan logistik pemilu, pengemasan logistik pemilu, dan pengiriman.

Baca: Klaim Sebagai Pemenang, Prabowo Pekikkan Takbir di Depan Pendukung

"Itu laporan dari KPU Papua misalkan di kota Jayapura, ada Distrik Abepura yang terdapat 367 TPS. Kemudian Jayapura Selatan di 335 TPS itu tidak dapat dilakukan apa namanya distribusi logistik." ujarnya.

Selain itu, masalah keterlambatan logistik juga terjadi di Kabupaten Jayapura. Dia menjelaskan, ada satu distrik terdapat di satu kelurahan hanya satu yang kemudian belum siap.

Baca: Situng Baru Milik KPU Dapat Diketahui Hasilnya Kamis Besok

Dia menambahkan, pemungutan suara susulan akan dilangsungkan setelah logistik pemilu sampai di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"Bagi yang logistik sudah tersedia secepat mungkin, tetapi kalau belum terkirim mau tidak mau harus menunggu cuaca baik untuk supaya bisa terkirim," tambahnya.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas