Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pilpres 2019

Dianggap Menghina Prabowo, BPN Tuntut Istri Andre Taulany Minta Maaf via Medsos

Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi menuntut agar Erin Taulany meminta maaf setelah memposting foto Prabowo disertai dengan kata-kata yang dianggap menghina

Dianggap Menghina Prabowo, BPN Tuntut Istri Andre Taulany Minta Maaf via Medsos
Tribunnews.com/Glery Lazuardi
Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade. TRIBUNNEWS.COM/GLERY LAZUARDY 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyayangkan perbuatan istri komedian Andre Taulany, Reinwartia Trygina (Erin Taulany) yang memposting foto calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto disertai kata-kata yang dianggap menghina.

Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade, menuntut agar Erin Taulany meminta maaf setelah melakukan perbuatan tidak etis tersebut.

"Harapan kami tentu beliau secara berani untuk melakukan permintaan maaf. Harapan kami segera ini diakhiri dengan cara yang bersangkutan meminta maaf secara terbuka dan memposting permintaan-permintaan maaf," kata Andre Rosiade, ditemui di Jalan Kertanegara, Minggu (21/4/2019).

Akibat dari perbuatan itu, kata dia, pengguna media sosial khususnya pendukung Prabowo langsung menyerbu instagram Erin Taulany.

Bahkan, di media sosial Twitter, tagar #ErintaulanySakitJiwa menjadi trending topic.

Baca: Soal Jokowi Kirim Utusan ke Prabowo, Alasan hingga Hashim Sebut Pertemuan Digelar Hari Ini

"Patut disayangkan juga media sosialnya instagram-nya digeruduk oleh pendukung Pak Prabowo, karena pernyataan yang dibuat oleh istrinya Mas Andre Taulany," ujarnya.

Namun, dia mengaku, tidak akan menempuh proses hukum terhadap perbuatan Erin Taulany tersebut.

Andre Rosiade menegaskan, masih banyak keperluan BPN Prabowo-Sandi pasca penyelenggaraan pemungutan suara pada 17 April 2019 lalu.

"Saya rasa tidak perlu kita melakukan langkah hukum karena ya ngapain ditanggapin orang-orang yang saya rasa tidak perlu kita tanggapi ya, biarkanlah pendukung kami yang menanggapi. Saya rasa ngapain kami tanggapin buang-buang waktu kan," tambahnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas