Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pilpres 2019

GNKR Klaim Terjunkan Dua Ribu Massa Aksi Saat Sidang Sengketa Pilpres

Abdullah mengungkapkan pihaknya akan menggelar aksi hingga pukul 17.00 WIB. Meski pihak kepolisian mengizinkan hingga pukul 18.00 WIB.

GNKR Klaim Terjunkan Dua Ribu Massa Aksi Saat Sidang Sengketa Pilpres
Warta Kota/henry lopulalan
Aparat keamanan menjaga Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa (11/6/2019). Mahkamah Konstitusi akan mulai menggelar sidang pendahuluan sengketa hasil pilpres pada tanggal 14 Juni 2019 sedangkan jadwal sidang putusan akan digelar pada 28 Juni 2019. Warta Kota/henry lopulalan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Koordinator lapangan (korlap) Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR), Abdullah Hehamuhua, mengklaim pihaknya menerjunkan ribuan orang dalam aksi yang digelar selama sidang sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi.

"Mungkin sekitar dua ribuan dari beberapa komponen. Dari GNPF, dari FPI, dari alumni 212, dari beberapa kelompok alumni mahasiswa," ujar Abdullah di depan Patung Kuda, Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (14/6/2019).

Abdullah mengungkapkan pihaknya akan menggelar aksi hingga pukul 17.00 WIB. Meski pihak kepolisian mengizinkan hingga pukul 18.00 WIB.

"Sampai jam 6 (18.00) tapi saya minta jam 5 (17.00) saja sudah bubar. Kalau izin sampai jam 6," tutur Abdullah.

Baca: Tim Hukum Prabowo-Sandi Permasalahkan Status Maruf Amin di BUMN

Massa GNKR yang dilarang berdemo di depan Mahkamah Konstitusi hanya menggelar aksinya di depan kantor Kemenhan.

Berdasarkan pantauan Tribunnews.com, sekira pukul 09.30 WIB, massa yang mengenakan pakaian kuning tampak terus berjalan arah Mahkamah Konstitusi.

Selama berjalan menuju Mahkamah Konstitusi, mereka tampak menyanyikan lagu nasional seperti "Halo-halo Bandung". 
 

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Fajar Anjungroso
  Loading comments...
© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas