Tribun Ramadan
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Ramadan 2017

Masjid Rahmat Kerap Disambangi Mereka yang Ingin Masuk Islam

Sebagai masjid tertua di Kota Surabaya dan menjadi tempat syiar Raden Rahmat atau Sunan Ampel, banyak orang mengistimewakan Masjid Rahmat.

Masjid Rahmat Kerap Disambangi Mereka yang Ingin Masuk Islam
Surya/Habibur Rohman
Salat berjamaah di Masjid Rahmat, Kembang Kuning, Surabaya, Jawa Timur. SURYA/HABIBUR ROHMAN 

Laporan Wartawan Surya, Fatimatuz Zahroh

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Sebagai masjid tertua di Kota Surabaya dan menjadi tempat syiar Raden Rahmat atau Sunan Ampel, banyak orang mengistimewakan Masjid Rahmat.

Masjid yang berada di Kembang Kuning ini menjadi jujugan non-Muslim yang hendak mengucapkan kalimat syahadat untuk memeluk Islam dan menjadi mualaf.

Dalam satu bulan puluhan orang datang ke Masjid Rahmat ini untuk menyatakan memeluk Islam. 

Pengurus Yayasan Masjid Rahmat, Syafii, mengatakan menjadi mualaf di Masjid Rahmat tak sekedar mengucapkan dua kalimat syahadat di depan imam masjid. Tapi ada syarat-syarat yang harus dilalui.

Baca: Sumur Tua Masjid Sunan Ampel Tak Pernah Kering Airnya

Baca: Berikut Keistmewaan Lain Masjid Rahmat Surabaya

Baca: Masjid Rahmat di Kembang Kuning Tertua di Surabaya, Begini Sejarahnya

"Pertama menyerahkan data diri, termasuk menyerahkan kartu baptis. Selain untuk data kami juga untuk meyakinkan kartu itu sudah tidak dipergunakan lantaran sudah memeluk agama Islam," ucap Syafii.

Tidak hanya itu, ia yang juga bertugas sebagai saksi dan yang mengislamkan mualaf, mengatakan mereka juga harus mengikuti prosesi mengislamkan.

  Loading comments...
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas