Bupati Ketapang Berdangdut Ria
Bupati Ketapang Henrikus menyanyi dangdut di Desa Balai Berkuak, Kecamatan Simpang Hul yang berjarak 300 km dari Ketapang
Tayang:
Editor:
Yulis Sulistyawan
Laporan Warga Balai Berkuak, Polonius Polo
HARI
ini Bupati Ketapang Henrikus mengunjungi kampung kami, Desa Balai
Berkuak, yang merupakan ibu kota Kecamatan Simpang Hulu. Ini momen
istimewa, karena kampung kami yang jaraknya sekitar 300 kilometer dari
pusat kota kabupaten, jarang mendapat kunjungan seperti ini.
Henrikus baru saja dilantik pada akhir Agustus lalu
sebagai bupati baru. Bupati dan rombongan tiba di Balai Berkuak, Selasa
(5/10/10) sekitar pukul 14.00 WIB. Sebelumnya, bupati telah memulai
rangkaian kunjungan dari Kota Ketapang menuju Kecamatan Nanga Tayap,
Sandai, Sungai Laur, dan berakhir di Balai Berkuak.
Perjalanan ini ditempuh menyusuri jalan Trans
Kalimantan yang di beberapa bagian penuh lumpur. Kedatangan rombongan
ini di luar waktu yang telah ditentukan panitia. Sehingga acaranya agak
diubah, karena awalnya kedatangan orang nomor satu di Ketapang ini
diperkirakan pukul 16.00.
Rupanya diketahui, Pak Bupati sempat mengira jalan
tembus ke Balai Berkuak masih rusak parah, sehingga kedatangan sempat
diperkirakan pukul 4 sore. Rupanya, kondisi jalan sedikit lebih bagus
dari sebelumnya, sehingga kedatangan mereka pun lebih cepat.
Kedatangan bupati dan rombongan langsung disambut
ritual adat yang digelar di depan Kantor Camat Simpang Hulu. Setelah itu
rombongan istirahat di Gereja Paroki Santo Martinus Balai Berkuak, dan
sorenya pukul 18.00 mengikuti misa di gereja baru.
Setelah misa, rombongan bupati bersama masyarakat
mengadakan ramah tamah disertai hiburan musik di gedung serba guna.
Ribuan warga tumpah ruah menyaksikan sambutan bupati.
Dalam
sambutannya, Hendrikus mengucapkan terima kasih kepada konstituen yang
telah memilihnya. Dia berpesan, hendaknya masyarakat membantu program
pemerintah membangun sampai kawasan pedalaman.
Tak kalah serunya, Hendrikus beserta istri ikut
menyumbangkan suara dan berdendang ria dengan lantunan lagu dangdut.
Tepukan riuh masyarakat semakin menghangatkan suasana.
Jika
tidak ada halangan, rombongan ini akan melanjutkan perjalan ke Desa
Kualan Hilir, sekitar 20 kilometer dari Balai Berkuak, Rabu pagi. (*)
Berita Populer