close [x]
Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pemkab Lembata Kutuk Pembunuh TKI di Johor

Pemkab Lembata, NTT mengutuk keras kasus pembunuhan yang menimpa Petrus Dori Deona (59).

 
Pemkab Lembata Kutuk Pembunuh TKI di Johor
Pos Kupang/Edy Bau
Viktor Mado Watun

Laporan Wartawan Pos Kupang, Edy Bau

TRIBUNNEWS.COM, LEMBATA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lembata, NTT mengutuk keras kasus pembunuhan yang menimpa  Petrus Dori Deona (59), warga Desa Labalimut, Kecamatan Nagawutun, Lembata yang tewas di Johor Bahru, Kamis (22/9/2011).

“Jika benar TKI itu mati dibunuh, Pemkab  Lembata mengutuk aksi keji ini. Itu merupakan tindakan yang tidak berperikemanusiaan. Kita sangat mengharapkan profesionalisme Kepolisian Diraja Malaysia dalam mengusut kasusnya.”

Wakil Bupati Lembata, Viktor Mado Watun mengatakan hal ini ketika  dihubungi Pos Kupang.com di Lewoleba, Rabu (24/9/2011) siang.

Menurut Mado Watun, untuk memastikan motif kematian korban, maka pemerintah dan masyarakat Lembata sangat mengharapkan  pada Kepolisian Diraja Malaysia untuk mengusutnya.

“Katanya polisi Malaysia sedang menyelidiki kasusnya. Kita berharap kasus ini bisa diungkap agar dapat diketahui apa motifnya. Apakah dibunuh atau tidak,” katanya.

Mengenai permintaan keluarga melalui Petrus Bala Pattyona, S.H, M.H,  di Jakarta agar jenazah korban dipulangkan ke kampung halaman, Wabup Mado Watun mengatakan, Pemda Lembata sangat mendukung dan akan memfasilitasi ketika jenazahnya tiba di Lembata.

  Loading comments...
© 2016 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas