Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pilgub Jawa Barat

Dede dan Dada Bersaing Jadi Jabar I

Wakil Gubernur Jabar, Dede Yusuf, dan Wali Kota Bandung, Dada Rosada, akhirnya mengambil formulir pendaftaran

Dede dan Dada Bersaing Jadi Jabar I
Tribun Jabar
Wali Kota Bandung Dada Rosada

Laporan Wartawan Tribun Jabar

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Wakil Gubernur Jabar, Dede Yusuf, dan Wali Kota Bandung, Dada Rosada, akhirnya mengambil formulir pendaftaran bakal calon gubernur di Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Barat di Jalan Maskumambang, Rabu (7/3/2012).

Dada datang beberapa saat sebelum pendaftaran ditutup. Sementara Dede mendaftar beberapa jam sebelumnya. Saat Dada datang, Tim Penjaringan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar Partai Demokrat sedang menunggu kehadiran pendaftar terakhir.

Ketua tim penjaringan, Didin Supriadin, menyilakan Dada mengambil formulir. Dada pun mengambil satu di antara dua formulir yang tersedia, yakni formulir untuk balon gubernur dan balon wakil gubernur. "Saya belum tahu itu formulir apa, saya akan buka di rumah," ujar Dada seusai pengambilan formulir itu, Rabu (7/3/2012).

Pria yang mengaku bergabung dengan Demokrat pada Agustus 2010 itu mengatakan bertekad ikut dalam upaya membangun Jabar. "Mudah-mudahan, saya dipercaya masyarakat," katanya. Ia menyatakan belum sempat menghitung dukungan dari Dewan Perwakilan Cabang (DPC) baginya.
"Saya serius. Kalau tidak serius, saya tidak akan datang," ujarnya.

Dada pun mengaku optimistis dengan niatnya itu. Wali kota Bandung itu menyusul Wakil Gubernur Jabar, Dede Yusuf, yang juga mendaftarkan diri untuk bersaing di internal partai. Menurutnya Dede, pengambilan formulir itu merupakan jalan untuk menjadi orang nomor satu di Jabar melalui PD
"Kalau tidak mengambil formulir hari ini, berarti saya tidak ikut mekanisme partai," kata Dede.

Dikatakannya, pengambilan formulir ini baru tahap awal. Perjalanan, ucapnya, masih panjang lantaran kepastian soal wakil partai yang maju diumumkan pada Oktober nanti. "Soal dipilih partai atau tidak, itu urusan nanti," ujarnya.
Sama seperti Dada, Dede seolah merahasiakan formulir yang ia ambil.
Kehadiran Dede pada hari terakhir pendaftaran itu pun menjadi daya tarik tersendiri. Ini terutama berkaitan dengan hubungan dengan Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan yang lebih dulu sebagai calon tunggal dari Partai Keadilan dan Sejahtera (PKS), sehingga hubungan mereka renggang. Namun, Dede membantah wacana itu. "Tidak ada friksi itu (antara Dede dan Heryawan). Kalau kami bersama lagi, tak ada masalah," katanya.

Dede mengaku belum berkomunikasi dengan Heryawan soal niatnya untuk bersaing pada pemilihan gubernur (pilgub) 2013. "Kami kan masih lama bertugas. Kalau resmi (jadi usungan Demokrat), baru saya minta izin," ujarnya.

  Loading comments...
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas